Ini Doa Dibacakan Rasulullah saat Bangun Tidur, Banyak Hikmah di Dalamnya

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 11 Agustus 2020 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 618 2260040 ini-doa-dibacakan-rasulullah-saat-bangun-tidur-banyak-hikmah-di-dalamnya-Ydlt5Kk6u3.jpg ilustrasi (stutterstock)

BANGUN tidur lebih awal sebelum adzan subuh berkumandang adalah kebiasaan yang dilakukan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam setiap harinya. Hal ini juga menjadi salah satu amalan yang disunahkan bagi umat Islam, karena memiliki keutamaan di dalamnya.

“Bangun lebih pagi adalah salah satu amaliah yang dicintai Rasulullah, dan bagian kesunahan yang penuh makna, hikmah dan manfaat. Namun tidak hanya manfaat akhirat, sebab ini adalah bagian ibadah dan harapan pahala,” kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Bikin Takjub, Begini Kesaksian Aisyah tentang Ibadah Malam Rasulullah

Nabi Muhammad ketika bangun pagi hari, tepatnya sebelum matahari terbit beliau selalu membaca doa, seperti berikut ini:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ

Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur

Artinya: “Segala puji bagi Allah, yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan”. (HR. Bukhari no. 6325).

Selain itu, bisa juga membaca doa ini ketika bangun tidur:

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.

Artinya: “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah)

Ia melanjutkan, setelah bangun tidur dan berdoa, kemudian Rasulullah bersiap-siap pergi ke masjid untuk melaksanakan Sholat Subuh berjamaah. “Jaminan cahaya kemenangan dan keselamatan di hari Kiamat atas ganti keistiqamahan gelapnya waktu subuhnya menuju masjid,” terang Ainul.

 

Sebagaimana diriwayatkan dalam hadist, Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda:

عن بريدة الأسلمي رضي الله عنه عن النبي – صلى الله عليه وسلم قال :بشِّرِ المشَّائين في الظُّلَم إلى المساجد بالنور التام يوم القيامة

Artinya: “Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang berjalan pada saat gelap menuju masjid, dengan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini