Kisah Kemunculan Dajjal dan Yakjuj Makjuj

Yudistira, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 330 2261738 kisah-kemunculan-dajjal-dan-yakjuj-makjuj-SUWq7SZnW7.jpg ilustrasi (stutterstock)

DALAM riwayat dikisahkan bahwa dajjal dan yakjuj makjuj akan muncul ke dunia pertanda bahwa hari kiamat segera tiba. Mereka akan membuat kerusakan di bumi dan menyesatkan iman umat manusia. Tak ada yang mampu menghalangi mereka kecuali kekuasaan Allah SWT.

Kisah kemunculan dajjal dan yakjuj makjuj tertulis dalam Alquran seperti di Surah Al Kahfi, sebagai pengingat bagi manusia agar waspada dan tak masuk golongan pengikut mereka.

Baca juga: Ada 4 Kisah Tertulis dalam Surah Al Kahfi, Apa Maknanya? 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

قَا لُوْا يٰذَا الْقَرْنَيْنِ اِنَّ يَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ مُفْسِدُوْنَ فِى الْاَ رْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلٰۤى اَنْ تَجْعَلَ بَيْنَـنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا

Artinya: "Mereka berkata, wahai Zulkarnain! Sungguh, yakjuj dan makjuj itu (sekelompok manusia) berbuat kerusakan di bumi, maka bolehkah kami membayarmu imbalan agar engkau membuatkan dinding penghalang antara kami dan mereka?" (QS. Al-Kahf 18: Ayat 94)

Dalam Surah Al Kahfi, Allah SWT sudah menjelaskan mengenai peristiwa keberadaan Ya'juj Ma'juj yang dikurung oleh Raja Zulkarnain menggunakan besi yang tinggi dan dilumuri api di atasnya sehingga mencegah mereka untuk keluar dan merusak keseimbangan bumi.

"Ketika yakjuj makjuj datang, tidak ada satupun yang bisa mengalahkannya. Diceritakan bahwasannya ada satu danau besar bernama Thabariah yang airnya digunakan untuk minum. Yakjuj ma'juj meminum air tersebut dan siapapun manusia yang melewati danau tersebu juga menjadikan danau tersebut sebagai sumber mata air,” kata Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid, Pengasuh Majelis Darul Murtadza dalam sebuah ceramahnya dikutip, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Rahasia di Balik Surah Kahfi 

Tetapi, kemudian danau tersebut kering dan meresahkan masyarakat. Yakjuj majuj merusak segala hal yang ada di muka bumi, tanah, tanaman, buah-buahan dan tidak ada satupun yang mampu melawannya.

“Sampai Allah SWT mewahyukan kepada Nabi Musa untuk membawa mereka beserta orang-orang beriman ke sebuah gunung dan berdoa memohon untuk membunuh yakjuj makjuj hingga semuanya mati dan bergelimpangan bangkainya yang menyebabkan tempat tersebut berbau busuk,” ujar Habib Ali.

 

Akhirnya Allah SWT menurunkan hujan untuk membersihkan bangkai-bangkai yakjuj makjuj dan kembali subur tanahnya. Bahkan buah delima yang tumbuh besar kulitnya bisa digunakan sebagai payung.

“Kemudian didatangkanlah oleh Allah SWT angin untuk mematikan seluruh manusia di muka bumi sampai tidak ada satupun manusia yang melafalkan lafadz Allah. Beberapa ahli zikir mengatakan bahwa salah satu bagian zzikir, adalah lafadz Allah," tutur Habib Ali.

Rasulullah SAW sangat mengkhawatirkan umatnya bertemu dengan dajjal.

"Rasulullah Saw bersabda, yang aku khawatirkan atas kalian adalah fitnah dajjal, karena itu merupakan fitnah paling besar yang diterima oleh umat Islam. Kalau dia (dajjal) hidup di zamanku maka sudah cukup dajjal berhadapan denganku," Habib Ali mengutip hadist Nabi.

Menurutnya dajjal sudah ada di muka bumi, tapi keberadaannya masih dirahasiakan oleh Allah dan tak ada makhluk yang tahu di mana. Dajjal akan keluar dari belenggu saat bumi mau kiamat, lalu menyesatkan manusia lewat fitnah.

Dajjal dalam riwayat disebutkan akan menjangkau seluruh penjuru bumi, hanya ada dua kota yang tak mampu disentuhnya yakni Tanah Haram Makkah dan Madinah.

“Dia (dajjal) akan muncul suatu hari nanti,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini