Muharam Bulan Istimewa, Ini 5 Peristiwa Penting di Dalamnya

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 18 Agustus 2020 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 614 2264096 muharam-bulan-istimewa-ini-5-peristiwa-penting-di-dalamnya-wuVWoDFR7g.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

WAKIL Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin menuturkan Muharam jadi salah satu bulan yang dimuliakan. Banyak keistimewaan di dalamnya, terlebih jika umat Islam menjalankan ibadah-ibadah sunah yang akan menambah kerberkahan.

"Bulan ini dinamakan Al Muharram yang artinya adalah waktu yang dimuliakan dan diharamkan, yakni diharamkan dari menzalimi diri kita, orang lain, dan berbuat dosa," katanya saat dihubungi Okezone, Selasa (18/8/2020).

Baca juga: 3 Amalan Penting di Bulan Muharam, Yuk Laksanakan 

Keistimewaan yang ada di dalam bulan Muharam, antara lain:

Pertama, Muharam adalah bulan haram satu di antara bulan haram yang disebut dalam kitab suci Alquran.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya 4 bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu." (QS At Taubah: 36)

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Kemudian disebutkan juga di dalam salah satu riwayat hadis, Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda:

إنَّ الزَّمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

"Sesungguhnya waktu berputar ini sebagaimana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada 12 bulan. Di antara 12 bulan itu ada 4 bulan suci (Syahrul Haram). Tiga bulan berurutan: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharam, kemudian bulan Rajab suku Mudhar; antara Jumadi tsaniah dan Syaban." (HR Bukhari dan Muslim)

"Kedua, Muharam bulan Allah disebut juga sebagai syahrullah (bulannya Allah) karena kemuliaan dan hikmah di dalamnya," tuturnya.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

"Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharam. Sementara sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam." (HR Muslim)

Baca juga: Resep Bubur Asyura untuk Rayakan Momen 10 Muharram 

Ketiga, Muharam merupakan momentum Hijrah Nabi dan para sahabatnya.

"(Tanggal) 1 Muharram bagi umat Islam adalah peristiwa monumental dalam sejarah Islam menjadi awal perhitungan tahun baru hijriah. Muharam tonggak awal kejayaan Islam, ada dua momentum besar, yakni pertama peristiwa hijrah hissiyyah (hijrah fisiknya Nabi dan para sahabat) dengan berpindah tempat dari darulkhauf (Makkah) menuju darul aman (Madinah)," tuturnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Keempat, Muharam juga momentum hijrah ma'nawiyyah (hijrah nilai-nilai) yakni hijrah meninggalkan nilai jahiliah berubah menuju nilai-nilai Islami, akhlak mulia, peradaban madani keimanan dan keislaman yang kokoh.

"Kelima, Muharam peristiwa besar para Nabi Allah dengan segala kebesaran dan karunia-Nya. Pada bulan tersebut tepatnya Asyura (Hari kesepuluh) Muharam," terangnya.

Oleh karena itu pada bulan Muharam dianjurkan memperbanyak amal ibadah. Serta dianjurkan mengingat semua peristiwa-peristiwa penting di waktu tersebut.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Menikah pada Bulan Muharam Haram? 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya