Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Perceraian di Arab Saudi Melonjak Tajam Selama Pandemi Covid-19

Putri Aliya Syahidah , Jurnalis-Kamis, 27 Agustus 2020 |13:11 WIB
Kasus Perceraian di Arab Saudi Melonjak Tajam Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi (Foto: Insider)
A
A
A

ANGKA perceraian di Arab Saudi melonjak tajam selama pandemi virus corona atau Covid-19. Sebelumnya, pada April hanya terdapat 134 kasus, namun memasuki Juli justru meningkat signifikan menjadi 4,079 kasus. Jumlah fantastis yang hanya didapatkan dalam kurun waktu tiga bulan.

Melansir laman Gulf News pada Kamis, (27/8/2020), media lokal melaporkan data bulanan yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM Arab Saudi mengindikasikan bahwa 53 persen dari keseluruhan sertifikat perceraian pada bulan Juli diterbitkan di Riyadh dan Makkah.

Jumlah surat perceraian yang dikeluarkan setiap hari di seluruh wilayah kerajaan mencapai 117 sampai 289 kasus.

Selama 12 bulan terakhir, kasus perceraian bulanan berkisar antara 134 dan 7.500. Kementerian Hukum dan HAM Arab Saudi menambahkan bahwa pernikahan kontrak pada Juli melebihi 19.000, bertambah 47 persen dibanding tahun lalu.

Baca juga: Penuhi Syarat Ini jika Doamu Ingin Dikabulkan Allah

Pernikahan antara warga negara Saudi mencapai 94 persen dari total kontrak pernikahan di Kerajaan 38 persen dari total kontrak pernikahan yang dikeluarkan di Makkah dan Riyadh, serta jumlah kontrak pernikahan yang dikeluarkan per-hari berkisar antara 495 dan 1.304.

Seorang pengacara, Assem Al-Mulla mengatakan, penyebab percerairan di antaranya kejahatan, konflik rumah tangga, serangan fisik, penyakit kronis, perbedaan usia, keluarga yang terlalu besar, dan ketidakdewasaan dalam pernikahan.

"Penyebab lainnya yaitu sifat yang mendominasi, kemandulan, mudah marah, impotensi, dan kekurangan mental," ujar Al-Mulla.

Sementara, Ahmed Al Ghandi, seorang konselor keluarga berujar; "Mendorong anak di bawah umur untuk menikah adalah penyebab utama dari meningkatnya kasus perceraian di Arab Saudi,".

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement