Besok Puasa Sunah Tasua, Begini Niatnya

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 21:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 614 2268565 besok-puasa-sunah-tasua-begini-niatnya-nsTk6MmgTe.jpg ilustrasi (stutterstock)

BANYAK amalan yang bisa dilakukan selama bulan Muharram, salah satunya adalah melaksanakan puasa sunnah Tasua. Puasa tersebut dilakukan di hari ke-sembilan, atau sehari jelang Hari Asyura.

Rasulullah Sahalallahu alaihi wassalam bersabda:

لَئِنْ عِشْتُ إلَى قَابِلٍ لاَصُومَنَّ التَّاسِعَ

Artinya: "Jika saya masih hidup di tahun depan, niscaya akan berpuasa pada hari kesembilan (Muharram)."(HR. Muslim).

Baca juga:  Wajib Tahu, Ini Keutamaan Puasa Tasu'a dan Asyura

Berikut ini adalah niat puasa tasua:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat puasa hari tasua, sunah karena Allah ta’ala."

Baca juga: Ini Jadwal Puasa Sunah 7 Hari di Bulan Muharram, Asyura hingga Ayyamul Bidh

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, puasa tasu’a yang artinya hari ke-sembilan, Rasulullah bertekad untuk menjalankannya. Meskipun beliau tidak sempat menunaikannya, karena ajal menjemput sebelum Muharam tiba.

“Sedangkan para sahabat Nabi menjalankan puasa tasu’a seperti keinginan beliau,” ujarnya.

 

Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: حِينَ صَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ» قَالَ: فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ، حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya: “Ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan (para sahabat) supaya berpuasa. Para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sesungguhnya hari itu adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nasrani," Maka Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Pada tahun depan Insya Allah kita puasa tanggal 9”. Tetapi beliau wafat sebelum datangnya tahun berikutnya,” (HR. Muslim).

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini