SEIRING dengan perkembangan zaman, teknologipun kian canggih dan hadirlah media sosial sebagai sarana untuk menjalin komunikasi. Namun, kebanyakan orang menyalah gunakan teknologi ini.
Sebagian orang memanfaatkan media sosialnya sebagai tempat keburukan, seperti megumbar aib orang lain, menjatuhkan mental dengan kata–kata, mengolok dan lainnya. Padahal saling mengejek, membenci, mencaci bahkan merendahkan sangat ditentang dalam Islam.
Baca juga: 10 Fakta Pertempuran Karbala yang Harus Diketahui
Allah menjelaskan dalam Alqur’an Surah Al-Hujarat Ayat 11:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ