Akhlak Rasulullah Adalah Al-Qur'an, Ini Penjelasannya

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 613 2311846 akhlak-rasulullah-adalah-al-qur-an-ini-penjelasannya-OoUe9s5G3e.jpg Akhlak Rasulullah SAW sangatlah mulia. (Foto:Muslim/Okezone)

JAKARTA - Akhlak Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam (SAW) sangatlah mulia. Bahkan istrinya Aisyah radhiyallahu anha telah menyimpulkan bahwa akhlak Nabi Muhammad SAW adalah adalah Al-Qur'an.

Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang berakhlak mulia, bahkan sebelum beliau diangkat menjadi Nabi, sebagaimana hal ini diakui oleh kaum Quraisy sendiri, baik yang beriman maupun yang kafir di antara mereka.

Baca Juga: Hukum Mengabadikan Hubungan Suami Istri Menurut Islam, Bolehkah?

Ustaz Firanda Andirja menjelaskan, saat Nabi Muhammad SAW diperintahkan untuk mulai mendakwahi kerabat terdekat, beliau pun naik di atas Bukit Shafa. Lantas memanggil Bani Fihr dan Bani Adi yang merupakan kerabat dekat beliau agar berkumpul.

Dikisahkan bahwa mereka semua, tanpa terkecuali, ketika itu mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang yang jujur, tidak pernah sekali pun berbohong.

Baca Juga: Kisah Nabi Musa, Lupakan Berharap Ucapan Terima Kasih 

Abu Sufyan Radhiyallaahu anhu yang ketika itu masih kafir, ditanyai oleh Kaisar Romawi tentang akhlak Nabi Muhammad SAW. Abu Sufyan pun menjawab bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah sekalipun berdusta atau pun berkhianat.

Seorang pendeta Yahudi yang akhirnya menjadi salah satu sahabat terbaik Rasulullah SAW, yaitu Abdullah bin Salam Radhiyallaahu anhu, menuturkan bahwa wajah Nabi Muhammad SAW menampakkan bahwa beliau bukanlah sosok yang pernah berdusta.

 Ustaz Firanda melanjutkan, bahwa akhlak Nabi Muhammad SAW adalah mukjizat, karenanya dia sempurna dan mencakup segala aspek kehidupan, mulai dari adab yang tampaknya paling sepele hingga yang paling urgent.

Baca Juga: Dicopot dari Jabatan dan Terkena PHK, Ini Nasihat Ustaz Adi Hidayat

"Mulai dari urusan dalam rumah tangga hingga ketika berurusan dengan masyarakat secara umum," ujar Ustaz Firanda, laman firanda.com, Rabu (18/11/2020)

 Suatu ketika Rasulullah SAW pernah ditanyai tentang dhabb, sebuah makanan yang tidak beliau sukai. Namun beliau tetap menjawab pertanyaan tersebut dengan penuh tata krama, dengan mengatakan bahwa makanan tersebut tidak biasa dimakan di kampung halaman beliau.

Sehingga beliau tidak terbiasa memakannya, tanpa sedikit pun mencela makanan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini