Tangis Umar Bin Khattab ketika Akan Membelikan Baju Anaknya yang Diolok-olok

Nazmi Tsaniya, Jurnalis · Senin 21 Desember 2020 06:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 19 330 2330630 tangis-umar-bin-khattab-ketika-akan-membelikan-baju-anaknya-yang-diolok-olok-JPzv6WdHa3.jpg Mau tahu ahlak seseorang bisa dilihat dari pesan Ummar bin Khattab. (Foto:Okezone/Ist)

JAKARTA – Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam (SAW) memiliki banyak sahabat yang setia, salah satunya Umar bin Khattab.

Umar bin Khattab adalah seorang sabahat nabi yang mulia, terkenal dengan ketegasannya. Beliau juga seorang khalifah kedua setelah Abu Bakar As-Shiddiq. Karena ketegasannya, Umar dijuluki Al-Faruq oleh Nabi shalallahu alaihi wa sallam. Faruq ini berarti, seseorang yang bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Baca Juga: 3 Cara Mengetahui Ahlak Seseorang dari Ummar Bin Khattab

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan dalam Channel Youtube Penuntut Ilmu pada Senin (21/12/2020), bahwa ada satu kisah teladan dari Umar bin Khattab, yakni, kisah anak Umar yang diejek teman-temannya.

Pada zaman khilafah Umar bin Khattab, Umar didatangi anaknya yang masih kecil dan berkata, “Ayah, teman-teman saya mengolok-olok saya karena baju saya sobek, bisakah engkau membelikanku baju baru ayah.”

Baca Juga: Tanda Kiamat Ada Hewan Melata Berbicara, Apa yang Akan Diucapkan?

Umar pun berkata, “Baiklah, pergi ke Baitul mal (tempat penyimpanan harta, makanan, sampai pakaian), pergilah kepada pamanmu penjaga Baitul mal, sampaikan salamku dan bilang kalau ayahmu sedang meminta gajinya dimajukan. Setelah dikasih, ambil itu lalu belilah baju.”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lalu, anaknya pun pergi ke Baitul mal dan berkata, “Paman, ayahku Amirul mukminin Umar bin Khattab menitip pesan, katanya kalau bisa gajinya dimajukan, lalu kemudian saya akan ambil untuk beli baju karena teman-teman saya mengolok baju saya yang sobek.”

Lalu penjaga itu berkata, “Sampaikan salam kepada ayahmu Amirul mukminin, apakah ada jaminan bahwasannya ayahmu masih hidup sampai akhir bulan? Sehingga dia bisa bayar itu. Karena sekarang belum selesai, belum tanggal terima gajian, kalau diambil sekarang, apa ada jaminan dia bisa hidup sampai akhir bulan?”

Maka anaknya dengan polos pulang, “Wahai ayahku, pamanku penjaga Baitul Mal berkata, sampaikan kepada ayahmu salam dan bilang katakan apakah ada jaminan engkau akan hidup sampai akhir bulan?”

Maka tiba-tiba Umar bin Khattab menangis terisak-isak sambil mengatakan, “Pamanmu benar, tidak ada yang bisa menjamin Umar hidup sampai akhir bulan.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya