Rahasia Langit dan Bulan yang Tertuang dalam Al-Qur'an

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 05:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 330 2351116 rahasia-langit-dan-bulan-yang-tertuang-dalam-al-qur-an-kuMa5nmD2w.jpg Rahasia Langit dan Bumi di dalam Al-Qur'an. (Ilustrasi: Freepik)

JAKARTA – Dalam agama Islam, Allah SWT telah memberikan hambanya rahasia mengenai langit dan bulan. Isyarat itu tertuang di dalam Kitab Suci Al Qur’an.

Allah berfirman, “Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahul bilangan tahun dan perhitungan waktu. Allah tidak menciptakan yang demikian Itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan-Nya) kepada orang-orang yang mengetahuinya,” (Yunus: 5).

Pada ayat lain tertulis, "Mahasuci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya." (Al-Furgan: 61).

Pada ayat lain dalam Al-Qur'an, tertulis, "Allah-lah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagalmana) yang komu tihat. (Ar Ra'd: 2).

(Dok: Shutterstock)

"Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari tanda tanda kekuasaan Allah yang terdapat padanya." (Al-Anbiyaa': 32).

Ayat ini menegaskan bahwa langit itu seperti atap bagi sebuah rumah. la terpelihara, maksudnya ialah segala yang berada di langit itu dijaga oleh Allah dengan peraturan dan hukum-hukum, sehingga dapat berjalan dengan teratur dan tertib, serta tidak runtuh ke bumi.

Frank Alen, seorang ilmuwan Biologi mengatakan, Bola bumi ini diselimuti oleh lapisan gas yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan makhluk. Ketebalan gas ini mencapai lebih dari 500 mil yang mampu menghalangt masuknya berjuta-juta benda langit yang mematikan ke permukaan bumi setiap harinya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lapisan gas ini mampu menahan kecepatan benda-benda langit itu paling sedikit 30 mil perdetik. Di atara fungst lainnya adalah menjaga derajat panas bumi dalam ukuran yang sesuai bagi kehidupan penghuhinya.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an, "Barangslapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk memeluk agama Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman," (Al-An'am: 125).

(Dok: Freepik)

Sebagian ilmuwan menjelaskan, bahwa rasa sesak pada dada seolah-olah tercekik akan dialami seseorang ketika mendaki ke atas langit, karena sebab-sebab berikut, dikutip dari buku Keagungan Mukjizat Nabi Muhammad Oleh Syeikh Said Abdul Azhi, Selasa (26/1/2021).

1. Berkurangnya tekanan udara.

2. Berkurangnya jumlah oksigen yang dihirup paru-paru.

3. Perubahan derajat panas.

4. Hilangnya keseimbangan ketika masuk ke dalam ruang angkasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya