Cut Syifa Berhijab Takut Karier Redup, Rezeki Sudah Ada yang Atur

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 617 2359391 cut-syifa-berhijab-takut-karier-redup-rezeki-sudah-ada-yang-atur-rGORfLfzVQ.jpg Cut Syifa berhijab. (Foto:Instagram)

JAKARTA - Pesinetron Cut Syifa berhijab mantap dengan keputusannya meski mengaku sempat khawatir kariernya akan meredup jika mengenakan hijab.

"Jujur, perasaan itu (karier meredup) pasti ada," katanya seperti dikutip dari channel YouTube SelebTube TV, pada Rabu  (10/2/2021).

Apa yang dikhwatirkan Cut Syifa sama sekali tidak beralasan. Justru dengan berhijab justru menjaga kemulian seorang Muslimah.

Baca Juga: Berhijab, Cut Syifa Sempat Takut Karier Meredup

Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal dikutip dari laman Rumasyo pada Rabu (10/2/2021) mengatakan, rezeki sudah diatur dan sudah ditentukan. Namun yang perlu dilakukan adalah tetap berikhtiar.

Namun tetap ketentuan rezeki kita sudah ada yang mengatur. Jadi tak perlu khawatirakan rezeki.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim no. 2653, dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash)

Baca Juga: Putuskan Berhijab, Cut Syifa: Kalau Enggak, Kapan Lagi?

Dalam hadits lainnya disebutkan:

“Sesungguhnya awal yang Allah ciptakan (setelah ‘arsy, air dan angin) adalah qalam (pena), kemudian Allah berfirman, “Tulislah”. Pena berkata, “Apa yang harus aku tulis”. Allah berfirman, “Tulislah takdir berbagai kejadian dan yang terjadi selamanya.” (HR. Tirmidzi no. 2155. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Ibnul Qayyim berkata,

“Fokuskanlah pikiranmu untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepadamu. Jangan menyibukkannya dengan rezeki yang sudah dijamin untukmu. Karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang sudah dijamin, selama masih ada sisa ajal, rezeki pasti datang. Jika Allah -dengan hikmahNya- berkehendak menutup salah satu jalan rezekimu, Dia pasti –dengan rahmatNya- membukan jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Renungkanlah keadaan janin, makanan datang kepadanya, berupa darah dari satu jalan, yaitu pusar.

Lalu ketika dia keluar dari perut ibunya dan terputus jalan rezeki itu, Allah membuka untuknya dua jaan rezeki  yang lain (yakni dua puting susu ibunya), dan Allah mengalirkan untuknya di dua jalan itu; rezeki yang lebih baik dan lebih lezat dari rezeki yang pertama, itulah rezeki susu murni yang lezat.

Lalu ketika masa menyusui habis, dan terputus dua jalan rezeki itu dengan sapihan, Allah membuka empat jalan rezeki lain yang lebih sempurna dari yang sebelumnya; yaitu dua makanan dan dua minuman. Dua makanan sama dengan dari hewan dan tumbuhan. Dan dua minuman sama dengan dari air dan susu serta segala manfaat dan kelezatan yang ditambahkan kepadanya.

Baca Juga: Jagalah Perasaan Istri, Jangan Hancurkan Hati dan Harapannya

Lalu ketika dia meninggal, terputuslah empat jalan rezeki ini, Namun Allah –Ta’ala- membuka baginya -jika dia hamba yang beruntung- depalan jalan rezeki. Itulah pintu-pintu surga yang berjumlah delapan, dia boleh masuk surga dari mana saja dikehendaki.

Dan begitulah Allah Ta’ala, Dia tidak menghalangi hamba-Nya untuk mendapatkan sesuatu, kecuali Dia berikan sesuatu yang lebih afdhol dan lebih bermanfaat baginya. Dan itu tidak diberikan kepada selain orang mukmin, karenanya Dia menghalanginya dari bagian yang rendahan dan murah, dan Dia tidak rela hal tersebut untuknya, untuk memberinya bagian yang mulia dan berharga.” (Al Fawaid, hal. 94, terbitan Maktabah Ar Rusyd, tahqiq: Salim bin ‘Ied Al Hilali). 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini