Wapres Ungkap Vaksinasi Covid 19 Hukumnya Fardu Kifayah

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 614 2364424 wapres-ungkap-vaksinasi-covid-19-hukumnya-fardu-kifayah-FZfFxjSeRL.jpg Wapres Tegaskan Vaksin Hukumnya Fardu Kifayah. (Foto: Setwapresri)

JAKARTA - Vaksin CoronaVac keluaran Sinovac mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin turut serta menerima vaksinasi dan tidak merasakan efek samping setelah di vaksin.

Wapres mengungkapkan bahwa untuk mencapai herd immunity, dibutuhkan persentase sebesar 70% pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat Indonesia, sehingga menjadi kewajiban bagi seluruh masyarakat untuk dapat melakukan vaksin.

“Menjaga dari pada penyakit itu hukumnya wajib. Itu fardu kifayah, artinya kalau belum tercapai itu (herd immunity) dia belum hilang kewajibannya,” ucap Wapres, dalam keterangan pers usai pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan di Kediaman Resmi Wapres, seperti dikutip dalam keterangannya Kamis (18/2/2021).

Wapres mengharapkan masyarakat dapat mendukung pelaksanaan vaksin sebagai upaya pemerintah di dalam mewujudkan Indonesia bebas dari pandemi Covid-19.

“Karena itu, saya mengajak semua untuk bersama-sama supaya kita kebal menghadapi Covid-19. Insya Allah bangsa kita aman dan terbebas dari bahaya Covid-19,” harap Wapres.

Maka, Wapres mengajak agar masyarakat dapat melakukan vaksin sebagai upaya bersama menghadapi pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah saya sudah divaksin. Tidak sakit, tidak ada rasa pusing, biasa-biasa saja. Oleh karena itu, saya ajak semua yang usianya sudah cukup lanjut untuk melakukan vaksin. Ini insya Allah tidak menimbulkan efek apa-apa,” ajak Wapres.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(rhs)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini