JAKARTA - Matahari terus berproses menyinari tata surya. Proses inilah yang diungkapkan dalam Al-Quran menjadi cikal bakal siang-malam.
Tata surya terdiri dari berbagai benda langit, dan yang terbesar adalah matahari. Disebutkan bahwa matahari memiliki diameter lebih dari 1,3 juta kilometer atau sekira 109 kali lipat diameter Planet Bumi.
Alam semesta diterangi oleh matahari, termasuk cahayanya yang sampai ke Bumi. Perputaran Bumi atau rotasi menyebabkan ada bagian yang terkena sinar matahari dan ada yang tidak, terciptalah siang dan malam. Sedangkan bergeraknya Bumi mengelilingi matahari menyebabkan terjadinya pergantian musim.
Baca Juga: Kisah Imam Salam bin Abu Muthi yang Khatam Al-Quran Setiap Malam Ramadhan
Sebagaimana telah Okezone rangkum, hal ini ternyata sudah jauh dijelaskan dalam kitab suci Alquran. Sebagaimana diungkapkan dalam Al-Quran Surah Fussilat Ayat 37. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman yang artinya: