Sudah wajar sekali dalam wilayah demikian itu, yang seperti Sahara Afrika Raya yang luas, tak ada orang yang dapat hidup menetap, dan cara hidup manusia yang biasapun tidak pula dikenal. Juga sudah biasa bila orang yang tinggal di daerah itu tidak lebih maksudnya hanya sekadar menjelajahinya dan menyelamatkan diri saja, kecuali di tempat-tempat yang tak seberapa, yang masih ditumbuhi rumput dan tempat beternak.
Juga sudah sewajarnya pula tempat-tempat itu tetap tak dikenal karena sedikitnya orang yang mau mengembara dan mau menjelajahi daerah itu. Praktis orang zaman dahulu tidak mengenal jazirah Arab, selain Yaman. Hanya saja letaknya itu telah dapat menyelamatkan dari pengasingan dan penghuninyapun dapat bertahan diri.
Kini tanah Jazirah Arab menjadi rebutan. Cadangan minyak bumi terbesar dunia ada di perut bumi Arab Saudi yakni 297,6 triliun barrel, Irak 145 triliun barrel, Kuwait 101,5 triliun barrel, dan Uni Emirat Arab 97,8 triliun barrel, belum lagi yang lainnya.
Perlahan namun pasti tanah di Jazirah Arab menuju kesuburannya. Kabar yang disampaikan Nabi akan segera menjadi kenyataan. Wallahu'alam.
(Rani Hardjanti)