Tips Terhindar dari Pengaruh Kabar Hoaks Menurut Ajaran Islam

Hantoro, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 616 2440374 tips-terhindar-dari-pengaruh-kabar-hoaks-menurut-ajaran-islam-hqDcR61icX.jpg Ilustrasi setop kabar hoaks. (Foto: Shutterstock)

DI masa serbadigital seperti saat ini kabar hoaks (hoax) atau berita bohong mudah sekali beredar. Peredarannya bisa melalui aplikasi pesan singkat atau media sosial. Kaum Muslimin pun diimbau selalu waspada dan memiliki kemampuan mencegah terpengaruh.

Nah, sebenarnya ada tips mencegah terpengaruh dari kabar hoaks menurut ajaran Islam. Bagaimana caranya? Simak penjelasan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, seperti dikutip dari laman Rumaysho.

Baca juga: Rasulullah Ungkap Pekerjaan yang Paling Baik, Apa Itu? 

Seorang muslim harus pandai menyikapi berita dengan melakukan kroscek terlebih dahulu. Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS Al Hujurat Ayat 6)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, "Allah Ta’ala memerintahkan untuk tatsabbut (meninjau ulang) berita dari orang fasik agar hati-hati menyikapi beritanya. Karena bisa jadi berita yang sampai itu dusta atau keliru." (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 7:707)

Dalam Al-Mukhtashar fii At-Tafsir (halaman 516) disebutkan, "Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengerjakan apa yang disyariatkan, jika seorang yang fasik datang kepadamu dengan membawa kabar tentang suatu kaum maka periksalah kebenaran kabar berita tersebut dan janganlah tergesa-gesa membenarkannya, karena dikhawatirkan kalian akan menimpakan musibah kepada suatu kaum tanpa kalian ketahui yang sebenarnya apabila kalian membenarkan kabar itu tanpa menelitinya terlebih dahulu, sehingga setelah menimpakan musibah kepada mereka kalian menjadi menyesal ketika mengetahui kebohongan kabar itu."

Baca juga: Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Ulama: Terdapat Waktu Kurban, Arafah dan Tarwiyah 

Tips Terhindar dari Berita Hoax:

1. Hati-hati judul berita hoaks sering kali memiliki judul yang bersifat provokatif dan mengundang sensasi.

2. Cari tahu sumber berita aslinya dan cermati dengan baik.

3. Cek keaslian foto dan video tidak hanya tulisan saja.

4. Lebih kritis membaca, jangan sampai berita atau informasi yang kita terima langsung dipercaya begitu saja dan disebarkan ke orang lain.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Aturan Menerima Kabar Secara Umum:

1. Lihat si pembawa kabar, harus benar-benar tsiqqah (jujur).

2. Harus menyampaikan sesuatu sesuai kapasitasnya (keahliannya, memiliki latar belakang ilmu).

3. Menyampaikan sesuatu dengan bahasa yang mudah dipahami pendengar.

Tiga syarat tersebut menjadi aturan dasar dalam menerima hadis dan bisa diterapkan untuk menerima kabar-kabar di masa seperti sekarang. (Faedah dari kajian Ustadz Dr Sufyan Baswedan Lc MA)

Baca juga: Al-Quran Menjawab Semua Persoalan Hidup dan Tak Ada Keraguan 

Langkah yang Mesti Dilakukan Cegah Hoaks:

1. Membudayakan membaca yang baik dan benar agar mendapatkan intisari dari sebuah kabar. Jangan membaca hanya sepenggal dan jangan sampai terpedaya oleh judul-judul berita yang isinya bisa jadi merupakan provokasi.

2. Bijak dalam memanfaatkan internet. Coba melakukan kegiatan yang lebih positif, seperti membaca buku dan semisalnya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya