Sejarah Masjidil Haram Tempat Paling Suci dalam Agama Islam

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Rabu 21 Juli 2021 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 615 2443959 sejarah-masjidil-haram-tempat-paling-suci-dalam-agama-islam-IutzWn2NO1.jpg Masjidil Haram. (Foto: Reuters)

Namun setelah merebaknya covid-19, dan untuk pertama kalinya dalam sejarah, pada 5 Maret 2020 Masjidil Haram mulai ditutup pada malam hari dengan waktu kehadiran jamaah yang dibatasi. Pada 4 Oktober 2020, umrah dilanjutkan secara bertahap dalam tiga fase.

Fase pertama terbatas untuk warga Arab Saudi dan ekspatriat dari dalam Kerajaan. Hanya diperbolehkan 30 persen dari kapasitas masjid, artinya hanya 6.000 jamaah yang bisa melakukan umrah dan sholat dengan mengenakan masker dan menjaga jarak sosial.

Baca juga: 17 Jamaah Disabilitas Dapat Kesempatan Menunaikan Ibadah Haji 

Fase kedua juga terbatas pada penduduk setempat, dengan cakupan kapasitas 75 persen yang memungkinkan sekira 15.000 jamaah dan 40.000 jamaah memasuki Masjidil Haram sehari.

Fase terakhir mulai dibuka pintu bagi jamaah lokal dan luar Kerajaan untuk melakukan umrah. Ini mencakup 100 persen dari kapasitas Masjidil Haram yang berarti 20.000 jamaah , 60.000 jamaah, dan 19.500 pengunjung diizinkan masuk ke masjid setiap hari, dengan langkah-langkah pencegahan.

Masjidil Haram. (Foto: Rani Hardjanti/Okezone)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya