Jaminan Allah swt terhadap pemeliharaan Al-Qur'an itu ditegaskan lagi dalam firman-Nya:
"Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya. (QS. as-shaff: 8)
Mengenai jaminan Allah terhadap kesucian dan kemurnian Al-Qur'an serta penegasan bahwa Allah sendirilah yang memeliharanya terbukti dengan memperhatikan dan mempelajari sejarah turunnya Al-Qur'an, cara-cara yang dilakukan Nabi saw ketika menyiarkan, memelihara, dan membetulkan bacaan para sahabat, melarang menulis selain ayat-ayat Al-Qur'an, dan sebagainya. Kemudian usaha pemeliharaan Al-Qur'an ini dilanjutkan oleh para sahabat, tabiin, dan oleh setiap generasi kaum Muslimin yang datang sesudahnya, sampai sekarang ini.
(Vitrianda Hilba Siregar)