Share

Bagaimana Bisa Terjadi Siang-Malam? Ini Penjelasan Alquran dan Sains

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 05 Agustus 2021 00:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 614 2450859 bagaimana-bisa-terjadi-siang-malam-ini-penjelasan-alquran-dan-sains-sx9Ws00Hqm.jpg Ilustrasi malam. (Foto: Jplenio/Pixabay)

ALQURAN dan sains mengungkap proses terjadinya siang dan malam. Hal ini terkait benda-benda di langit, dan yang terbesar matahari. Dijelaskan bahwa matahari memiliki diameter lebih dari 1,3 juta kilometer atau sekira 109 kali lipat diameter Planet Bumi.

Alam semesta diterangi oleh matahari, termasuk cahayanya yang sampai ke Planet Bumi. Perputaran Bumi atau rotasi menyebabkan ada bagian yang terkena sinar matahari dan ada yang tidak, terciptalah siang dan malam. Sedangkan bergeraknya Bumi mengelilingi matahari menyebabkan terjadinya pergantian musim.

Baca juga: Ini Proses Tumbuh Biji-bijian hingga Kandungan Gizinya Menurut Alquran dan Sains 

Sebagaimana telah Okezone rangkum, hal ini ternyata sudah jauh dijelaskan dalam kitab suci Alquran. Sebagaimana diungkapkan dalam Surah Fussilat Ayat 37. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ ۚ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Artinya: "Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya." (QS Fussilat: 37)

Matahari memiliki fungsi dalam kehidupan. Salah satunya ialah terkait fotosintesis, yakni proses tumbuhan mengolah makanan, di mana tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk proses tersebut.

Secara sains, disebutkan bahwa energi cahaya akan diserap oleh zat hijau daun atau klorofil. Klorofil bersama kandungan air dan mineral dari dalam tanah, semua unsur diolah untuk menghasilkan energi serta oksigen.

Baca juga: Atmosfer Jadi Pelindung Bumi, Ini Penjelasan Alquran dan Sains 

Tumbuhan hijau yang hidup pada akhirnya mendukung rantai makanan untuk kelangsungan makhluk hidup di Bumi. Fungsi matahari sebagai sumber energi dan rantai makanan membentuk keteraturan alam yang menunjang kehidupan manusia.

Tidak hanya tumbuhan dan manusia, hewan juga memerlukan cahaya matahari untuk mencari atau mengonsumsi di siang hari. Beberapa hewan juga aktif di malam hari untuk berburu mangsanya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Keteraturan siang dan malam merupakan anugerah kepada seluruh penghuni Planet Bumi dan hal ini telah termaktub dalam ayat-ayat suci Alquran.

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ

Artinya: "Dia menciptakan langit dan Bumi dengan (tujuan) yang benar. Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dia-lah yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun." (QS Az-Zumar: 5)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Alquran dan Sains Jelaskan Terjadinya Musim Dingin, Semi, hingga Gugur 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini