Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keutamaan Al Qasas Ayat 77, Mengingatkan Kebahagiaan Akhirat

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 05 Agustus 2021 |11:34 WIB
Keutamaan Al Qasas Ayat 77, Mengingatkan Kebahagiaan Akhirat
Keutamaan Al Qasas Ayat 77. (Foto: Freepik)
A
A
A

KEUTAMAAN Al Qasas ayat 77 di dalam Alquran setidaknya ada 4 nasihat yang sangat berguna. Surat Al Qasas terdiri atas 88 ayat. Surat ini berada di urutan ke-28 dalam Alquran dan termasuk golongan Makkiyyah. 

Salah satu nasihat dalam Surat Al Qasas 77 yakni mengutamakan kebagiaan akhirat sebagai visi, dan juga merengkuh kehidupan dunia serta kenikmatannya sesuai dengan ridha Allah.

Adapun bunyi Surat Al Qasas ayat 77 yakni:  

وَابۡتَغِ فِيۡمَاۤ اٰتٰٮكَ اللّٰهُ الدَّارَ الۡاٰخِرَةَ‌ وَلَا تَنۡسَ نَصِيۡبَكَ مِنَ الدُّنۡيَا‌ وَاَحۡسِنۡ كَمَاۤ اَحۡسَنَ اللّٰهُ اِلَيۡكَ‌ وَلَا تَبۡغِ الۡـفَسَادَ فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الۡمُفۡسِدِيۡنَ

"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan".

Baca Juga: Biaya Umrah Bisa Mencapai Rp60 Juta Akibat Pandemi Covid-19

Selain itu Surat Al Qasas ayat 77 juga menasihatkan agar berbuat baik kepada orang lain, sekaligus dengan kriterianya (berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu), jangankan berbuat jelek pada orang lain, berbuat baik yang ‘biasa-biasa’ saja tampaknya tidak/belum cukup. Kita harus berbuat baik sesuai dengan kasih sayang Allah kepada kita. Subhanallah…betapa kita seharusnya dapat menjadi rahmatan lil alamiin, dan menjauhkan diri dari perbuatan yang merugikan orang lain.

Baca Juga: Bagaimana Sikap Istri Bila Mengetahui Suami Selingkuh dengan Sesama Jenis, Apa Hukumnya?

Pada akhir ayat, Allah menutup ayat ini dengan larangan bagi setiap manusia agar mereka tidak membuat kerusakan, tidak semena-mena memperlakukan manusia lain, mahluk lain, dan juga lingkungan sehingga semua menjadi rusak dan meninggalkan warisan yang sia-sia bagi penerus kita. Allah menitipkan kepada manusia agar  dapat memelihara alam dan kehidupan ini supaya tetap menjadi kebaikan bagi umat penerus kelak.

(Vitrianda Hilba Siregar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement