SETIAP Mukmin hendaknya memiliki hafalan ayat-ayat suci Alquran. Ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala hingga membentengi diri dari segala marabahaya.
Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Jakarta Timur Ustadz Asroni Al Paroya mengatakan dalam proses menghafal Alquran atau harus disertai dengan amalan-amalan khusus supaya dilancarkan.
Baca juga: Jumat Berkah Waktunya Baca Surah Al Kahfi, Bisa di Alquran Digital Okezone
Ia menuturkan, ada banyak amalan yang dianjurkan untuk memperkuat hafalan ayat-ayat suci Alquran. "Biasanya hafalan identik dengan pelajar atau santri diharuskan menalar semua pelajaran yang telah diberikan ustadz atau guru-gurunya," katanya saat dihubungi MNC Portal beberapa waktu lalu.
Adapun amalan tersebut di antaranya:

1. Menghafal saat malam Jumat
Pada waktu tersebut banyak sekali keutamaan, termasuk saat yang tepat untuk menghafal, yaitu tepatnya selepas mengaji Surah Al Kahfi atau ayat-ayat suci Alquran lainnya.
2. Bangun di sepertiga malam
Seperti sholat tahajud dan hajat. Pada waktu tersebut adalah saat yang tepat, di mana doa-doa diijabah oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.
Baca juga: Sunah-Sunah di Hari Jumat Berpahala Besar, Nomor 6 Harus Disegerakan
3. Menjaga wudu
Selanjutnya menjaga wudu juga jadi hal penting untuk menjaga hafalan. "Apalagi ditambah dengan wudu (selalu berwudu) dan tidak pernah kena hadats, artinya apabila batal wudu ia wudu dan wudu lagi," paparnya.
4. Minum madu
Kemudian meminum madu, hal ini juga dianjurkan karena madu dapat ikut menjaga agar lidah tidak kaku saat melafalkan kalimat-kalimat yang dihafal.
"Madu juga bisa meningkatkan energi, karena orang yang menghafal itu kan butuh konsentrasi tinggi, sehingga banyak mengeluarkan energi. Nah, madu bisa meningkat energi kita," ucapnya.
Keutamaan madu baik untuk membantu hafalan juga dijelaskan dalam kitab Ta'lim Muta'lim Bab 12 bahwa minum madu bisa memudahkan dalam menghafal.
والسواك وشرب العسل وأكل الكندر مع السكر وأكل إحدى وعشرين زبيبة حمراء كل يوم على الريق يورث الحفظ ويشفى من كثير من الأمراض والأسقام، وكل ما يقلل البلغم والرطوبات يزيد فى الحفظ، وكل ما يزيد فى البلغم يورث النسيان.
Artinya: "Bersiwak, minum madu, makan kandar (kemenyan putih), bercampur gula dan menelan buah zabib (kismis) merah 21 butir setiap hari, kesemuanya dapat mempermudah hafal lagi dapat mengobati berbagai macam penyakit. Segala sesuatu yang bisa mengurangi pelendiran dahak dan mengurangi pelemakan kulit badan yang diakibatkan terlalu banyak makan, adalah juga bisa memperkuat hafalan. Sesuatu yang memperbanyak lendir dahak, akan membuat orang jadi pelupa."
Baca juga: Sangat Mencintai Islam, Mualaf Cantik Ini Rasakan Keajaiban Tak Biasa saat Pegang Alquran
5. Menjauhi maksiat
Salah satu penyebab penghalang masuknya ilmu adalah maksiat. Seperti ditulis dalam kitab Ta'lim Muta'lim di Bab 12, yaitu:
ويكثر الصلاة على النبى عليه السلامفإن الحفظ فضل مــــــــن الله وفضل الله لا يعطى لعاصـــــى
Artinya: "Dengan banyak membaca salawat Nabi Shallallahu alaihi wassallam karena salawatlah yang menjadi zikir seluruh alam. 'Syi’ir disebutkan: Aku laporkan kepada ki Waki’; hafalanku lemah. Ia menunjuki agar kutinggal laku maksiat. Hafalan itu sebagai anugrah dari sisi Tuhan. Orang yang maksiat tak diberi anugrah dari Tuhan."
Wallahu a'lam bishawab.
Baca juga: Cari-Cari Kesalahan Alquran, Bule Cantik Ini Malah Jatuh Cinta dan Jadi Mualaf
(Hantoro)