Viral PNS Cantik Gugat Ibu Kandung karena Warisan, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?

Biladi Muhammad Wiragana, Jurnalis · Jum'at 19 November 2021 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 614 2504439 viral-pns-cantik-gugat-ibu-kandung-karena-warisan-bagaimana-hukumnya-menurut-islam-xRtmBWaZml.jpg Viral ibu kandung di Aceh digugat anaknya yang seorang PNS. (Foto: Yusradi/MNC Media)

BEREDAR video viral di linimasa media sosial seorang wanita cantik pegawai negeri sipil (PNS) di Aceh berinisial AH (49) tega menggugat ibu kandungnya Ksr (71) karena harta warisan. Video yang diunggah di akun Instagram @lambeturah_official melansir akun TikTok @Andieinst itu menunjukkan orangtua tersebut akan diusir dari rumahnya sendiri.

"Kasus anak menggugat orangtua demi harta kembali viral di media sosial. Kali ini terjadi di daerah Aceh Tengah dengan status anak yang menggugat diduga seorang pegawai negeri sipil (PNS)," tulis keterangan unggahan tersebut.

Baca juga: Curhat Ibu yang Digugat Anaknya, Dikuliahi Sampai S3 hingga Jadi PNS 

"Video ini viral setelah diunggah akun Tiktok @Andieinst yang menunjukan PNS mendatangi rumah mewah dua lantai bersama beberapa orang. Dari video diketahui anak perempuan tersebut menggugat ibu kandung yang sudah berusia 71 tahun," lanjutnya.

Viral PNS cantik di Aceh gugat ibu kandung karena harta warisan. (Foto: Istimewa)

Sang anak yang diketahui bekerja sebagi PNS di Kantor Bupati Takengon, Aceh, ini diketahui menyengketakan rumah orangtuanya. Peristiwa tersebut lantas memantik emosi warganet. Mereka menganggap tindakan ini sebagai sesuatu yang tidak berkeprikemanusiaan dan tidak tahu diri.

Baca juga: 8 Sunah Rasulullah di Hari Jumat Berkah, Nomor 2 Mudah dan Berpahala Besar 

Lantas, bagaimana pandangan kasus ini menurut hukum Islam?

Dikutip dari laman Rumaysho, Jumat (19/11/2021), Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal MSc menjelaskan bahwa dalam ajaran agama Islam anak wajib berbuat baik hingga merawat orangtua, dan ganjarannya adalah surga.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam tentang orangtua merupakan pintu surga. Dari Abu Darda radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda:

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ

Artinya: "Orangtua adalah pintu surga paling tengah. Kalian bisa sia-siakan pintu itu atau kalian bisa menjaganya." (HR Tirmidzi)

Baca juga: 7 Gaya Hijab Oki Setiana Dewi vs Adiknya Shindy Putri, Cantik dan Modis Banget 

Allah Subhanahu wa ta'ala dalam firman-Nya menjelaskan mengenai keutamaan merawat dan berbuat baik kepada orangtua:

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعۡبُدُوۡۤا اِلَّاۤ اِيَّاهُ وَبِالۡوَالِدَيۡنِ اِحۡسَانًا ؕ اِمَّا يَـبۡلُغَنَّ عِنۡدَكَ الۡكِبَرَ اَحَدُهُمَاۤ اَوۡ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَاۤ اُفٍّ وَّلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوۡلًا كَرِيۡمًا

Artinya: "Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan 'ah' dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik."

Baca juga: Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Beserta Niat dan Waktu Pelaksanaannya 

Kemudian dalam hadis lain, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pernah besabda mengenai keutamaan merawat dan berbuat baik kepada orangtua:

حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَغِمَ أَنْفُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُ قِيلَ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَنْ أَدْرَكَ أَبَوَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا فَلَمْ يَدْخُلْ الْجَنَّةَ

Artinya: "Nabi Shallallahu 'alaihi wassallam bersabda: 'Dia celaka! Dia celaka! Dia celaka!' Lalu beliau ditanya: 'Siapakah yang celaka, ya Rasulullah?' Jawab Nabi Shallallahu 'alaihi wassallam: 'Barang siapa yang mendapati kedua orangtuanya (dalam usia lanjut), atau salah satu dari keduanya, tetapi dia tidak berusaha masuk surga (dengan berusaha berbakti kepadanya dengan sebaik-baiknya)'." (HR Muslim)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Cerita Gadis Cantik Jadi Mualaf dari Coba-Coba Pakai Hijab 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya