Share

Alquran dan Sains: Hewan Kecil Kutu Memengaruhi Evolusi Manusia dalam Berpakaian, Ini Buktinya

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 07:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 614 2509385 alquran-dan-sains-hewan-kecil-kutu-memengaruhi-evolusi-manusia-dalam-berpakaian-ini-buktinya-mP4HAhns0b.jpg Ilustrasi Alquran dan sains membahas pengaruh hewan kecil kutu dalam kehidupan manusia. (Foto: Shutterstock)

ALQURAN dan sains kali ini membahas keajaiban hewan kecil kutu. Selama ini kutu dianggap sebagai salah satu serangga yang mengganggu kehidupan manusia. Tetapi di dalam Alquran, kutu dikaitkan dengan musibah yang menimpa bangsa Mesir sebagai bentuk mukjizat yang Allah Subhanahu wa ta'ala berikan kepada Nabi Musa Alaihissallam.

Baca juga: Benarkah Air Laut Memanas ketika Kiamat? Ini Penjelasan Alquran dan Sains 

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الطُّوفَانَ وَالْجَرَادَ وَالْقُمَّلَ وَالضَّفَادِعَ وَالدَّمَ آيَاتٍ مُفَصَّلَاتٍ فَاسْتَكْبَرُوا وَكَانُوا قَوْمًا مُجْرِمِينَ

Artinya: "Maka Kami kirimkan kepada mereka topan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa." (QS Al A'raf: 133)

Hewan kecil kutu. (Foto: Shutterstock)

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa serangan topan, serangan belalang, serangan kutu, dan serangan katak memorak-morandakan penduduk Mesir saat itu. Allah Subhanahu wa ta'ala juga mengubah air menjadi darah.

Baca juga: Minyak Zaitun Cegah Penyakit Kulit serta Kanker? Ini Penjelasan Alquran dan Sains 

Dikutip dari buku 'Tafsir Ilmi Mengenai Hewan Jilid Pertama dalam Perspektif Alquran dan Sains (2016)', diterangkan bahwa kutu menunjuk pada kelompok hewan Artropoda yang berukuran kecil, bahkan sangat kecil. Adapun jenisnya sendiri beragam macam seperti kutu badan, kutu rambut, kutu busuk, hingga kutu pubis.

Hubungan antara kutu dan manusia sangat erat. Bahkan, kemunculan jenis-jenis kutu ini dapat dikaitkan dengan evolusi manusia dalam berpakaian. Hal tersebut didasarkan pada penelitian bahwa kutu menetap pada inangnya dalam periode evolusi panjang.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kutu tidak dapat hidup tanpa adanya manusia yang memakai pakaian, termasuk pakaian dari kulit atau berbahan katun. Panas tubuh manusia menjadi salah satu unsur habitat dari kutu dan darah sebagai makanannya.

Baca juga: Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia? Alquran dan Sains Ungkap Alasannya 

Gigitan kutu dapat mudah diidentifikasi seperti munculnya rasa gatal yang terus-menerus, luka pada kulit akibat garukan, dan timbulnya infeksi pada kulit berupa bercak merah. Selain itu, kutu juga dapat mengakibatkan dampak lebih parah lagi hingga menimbulkan tifus dan demam.

Dengan menurunkan kutu sebagai azab bagi penduduk Mesir pada zaman Nabi Musa Alaihissallam, Allah Subhanahu wa ta'ala hendak memberikan pelajaran penting bagi manusia. Mereka harus memerhatikan aspek kebersihan, baik itu dalam berpakaian maupun saat tidur, dengan mengenakan kasur yang bersih.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Henna Bisa Jadi Obat Tertusuk Duri hingga Tumbuhnya Kutil 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini