Share

3 Makna Mendalam Surat Yasin, Jadi Renungan Muslimin agar Lebih Baik

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 07 Januari 2022 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 07 330 2528672 3-makna-mendalam-surat-yasin-jadi-renungan-muslimin-agar-lebih-baik-P8Ayq4rjSH.jpg Ilustrasi makna mendalam Surat Yasin. (Foto: Shutterstock)

SURAT Yasin yang berarti "Hai Manusia" merupakan salah satu surat istimewa di dalam kitab suci Alquran. Surat ini melambangkan tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa ta'ala yang dipandang oleh seluruh alam semesta.

Dikutip dari laman About Islam, Jumat (7/1/2022), berikut ini makna-makna mendalam dari Surat Yasin. Bisa jadi renungan untuk semua Muslim.

Baca juga: Surat Yasin Ayat 1-83 Lengkap dengan Terjemahan, Latin, dan Keutamaannya 

1. Kalimat Illahi atau Allah dan sikap orang yang lalai (ayat 1–12)

Surat Yasin dimulai dengan pembahsan tentang wahyu Alquran dan tujuannya. Kemudian orang Arab tidak terbiasa dengan petunjuk dari Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dan Alquran.

لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمْ فَهُمْ غَٰفِلُونَ

Litunzira qaumam ma unzira aba'uhum fa hum gafilun.

Artinya: "Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai." (QS Yasin: 6)

Oleh karena itu, Alquran merupakan peringatan dan pengingat bagi umat yang lalai. Salah satunya ghaflah yaitu penyakit hati yang dapat menghalangi seseorang untuk mendapatkan tuntunan.

Baca juga: Surat Al Kahfi Ayat 1-110 Dibaca Setiap Jumat, Ini Keutamaannya 

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ

Wa ja'alnā mim baini aidīhim saddaw wa min khalfihim saddan fa agsyaināhum fa hum lā yubsirun

Artinya: "Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat." (QS Yasin: 9)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

2. Renungkan sejarah (ayat 13-30)

Selanjutnya di dalam Surat Yasin menyebutkan kisah suatu kelompok yang menerima tiga utusan dan satu pendukung. Ini adalah kejadian yang menarik dari banyak aspek.

Sebagaimana dijelaskan, Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

إِذْ أَرْسَلْنَآ إِلَيْهِمُ ٱثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوٓا۟ إِنَّآ إِلَيْكُم مُّرْسَلُونَ

Iz arsalnā ilaihimuṡnaini fa każżabụhumā fa 'azzaznā biṡāliṡin fa qālū innā ilaikum mursalun

Artinya: "(yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu." (QS Yasin: 14)

Baca juga: Sesuai Sunah, Ini 8 Amalan di Hari Jumat yang Miliki Pahala Besar 

وَجَآءَ مِنْ أَقْصَا ٱلْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱتَّبِعُوا۟ ٱلْمُرْسَلِينَ

Wa ja'a min aqsal-madinati rajuluy yas'a qala ya qaumittabi'ul-mursalin

Artinya: "Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: 'Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu'." (QS Yasin: 20)

Baca juga: Aneh! Abu Nawas Bikin Rumah Sempit Jadi Luas Pakai Domba, Unggas, juga Unta 

3. Melihat sekeliling dan merenungkan ciptaan Allah Ta'ala (ayat 31–44)

Surat Yasin melanjutkan penjelasan di masa sekarang, seolah-olah menceritakan kepada umat: Jika kau tidak ingin merefleksikan sejarah dan belajar darinya, maka setidaknya lihatlah tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu wa ta'ala.

وَءَايَةٌ لَّهُمُ ٱلْأَرْضُ ٱلْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَٰهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ

Wa ayatul lahumul-ardul-maitatu ahyainaha wa akhrajna min-ha habban fa min-hu ya'kulun.

Artinya: "Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya biji-bijian, maka daripadanya mereka makan." (QS Yasin: 33)

Baca juga: 11 Adab Utang Piutang Menurut Alquran dan Hadis, Nomor 8 Jangan Dianggap Remeh 

وَآيَةٌ لَهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُمْ مُظْلِمُونَ

Wa Aayatul lahumul lailu naslakhu minhun nahaara fa-izaa hum muzlimoon

Artinya: "Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan." (QS Yasin: 37)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Bacaan Zikir Pagi Hari Ini, Jumat 7 Januari 2022M/4 Jumadil Akhir 1443H 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini