Share

Kisah Kakek Tukang Sapu Pasar Ternyata Waliyullah, Bisa Berada di 3 Tempat Jauh dalam Waktu Bersamaan

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 09:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 614 2534932 kisah-kakek-tukang-sapu-pasar-ternyata-waliyullah-bisa-berada-di-3-tempat-jauh-dalam-waktu-bersamaan-xvxNCXzR7M.jpg Kisah kakek tukang sapu di pasar ternyata seorang waliyullah. (Foto: YouTube Riyo Fulana)

ADA kisah kakek tukang sapu sekaligus tukang suruh di pasar yang menjadi seorang waliyullah. Setiap pagi ia tidak pernah lupa menyapu jalanan pasar. Kakek tersebut tetap semangat untuk mengabdi kepada orang banyak.

Dikutip dari kanal YouTube Riyo Fulana, Kamis (20/1/2022), sang kakek memiliki cara tersendiri dalam pengabdiannya, yakni menjadi juru bersih pasar. Tidak jarang para pedagang di sana meminta tolong kepada sang kakek untuk keperluan bisnisnya.

Baca juga: Kisah Sopir di Malang Jadi Waliyullah, Punya Ponpes dan Ribuan Santri 

Kisah kakek tukang sapu di pasar ternyata seorang waliyullah. (Foto: YouTube Riyo Fulana)

Suatu malam, pedagang A meminta bantuan sang kakek untuk mengantar barang-barangnya ke sebuah tempat. Pedagang A memberi tempo, barang itu harus sampai sebelum subuh. Sang kakek pun menurutinya tanpa berkomentar.

Di tempat lain, pedagang B juga meminta tolong hal yang sama. Ia juga memberi batas waktu hingga subuh agar barang itu sampai di tempat pesanannya. Lagi dan lagi, sang kakek mengiyakan permintaan tersebut.

Baca juga: Masuk Islam, Gadis Cantik Asal Amerika Ini Tegaskan Tuhan Tidak Miliki Anak 

Tidak berhenti di situ, ketika sang kakek bertemu dengan pedagang C, kakek itu diminta lagi untuk mengerjakan perintah yang serupa dengan deadline waktu yang sama, yaitu subuh. Menariknya, kakek tersebut masih saja menyanggupi permintaanya.

Lantas, bagaimana bisa di saat yang bersamaan barang-barang tersebut sampai di tempat yang saling berjauhan?

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Pagi hari, semua barang sudah terkirim ke tujuan. Pedagang A, B, dan C sedang berbincang kala itu. Tiba-tiba mereka membahas tentang pengiriman barang subuh tersebut. Ketiganya pun langsung terhentak seketika ketika menyadari sesuatu.

Bagaimana bisa, barang-barang mereka terkirim di saat yang bersamaan oleh si kakek tukang sapu?

Baca juga: Abu Nawas Beri Jawaban Cerdas soal Telur dan Ayam, Raja pun Kebingungan, Terpaksa Kasih Hadiah 

Sejak pagi itulah pembahasan perihal karomah kakek tukang sapu merebak di pasar. Manusia yang rendah hati ini tentu bukan orang biasa. Sang kakek adalah waliyullah atau kekasih Allah Subhanahu wa ta'ala.

Keesokan harinya, setelah sepanjang hari para pedagang di pasar sibuk membicarakan karomahnya, sang kakek justru tidak muncul sama sekali. Usut punya usut, ia dikabarkan telah meninggal dunia.

Baca juga: Khamr Tersedia untuk Penghuni Surga? Ini Kata Ustadz dr Zaidul Akbar 

Konon setelah semua orang tahu akan rahasianya, sang kakek bermunajat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Ia berucap, kira-kira, "Ya Allah, karena rahasia-Mu ini sudah tersibak, maka kembalikanlah aku ke sisi-Mu."

Wallahu a'lam bish-shawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini