Share

Syafaat Surat Al Kahfi Terhindar dari Fitnah Dajjal di Akhir Zaman

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 330 2537642 syafaat-surat-al-kahfi-terhindari-dari-fitnah-dajjal-di-akhir-zaman-eSfKHagAvm.jpg Syafaat Surat Al Kahfi Terhindari dari Fitnah Dajjal (foto: Freepik)

JAKARTA – Menjelang kimat ujian yang paling besar dialami umat Muslim adalah kemunculan Dajjal. Kemunculannya akan memporak–poranda bumi dan seisinya. Seluruh penjuru negeri dapat dikunjungi dajjal kecuali Makkah dan Madinah.

Dajjal akan menebar ancaman dan pengaruh agar manusia tunduk kepadanya dan mengadaikan imannya. Dia akan menggunakan kekuatannya seperti mampu menghidupkan orang mati, menurunkan hujan, dan memberikan kesuburan pada tanaman, untuk mempengaruhi manusia.

Fitnah Dajjal akan menjadi ujian terbesar yang dihadapi manusia di muka bumi. Bahkan, Allah SWT dan para nabi utusannya berkali-kali memperingatkan soal kemunculan Dajjal di akhir zaman nanti.

Baca Juga: Surat Al Kahfi, Ini Keutamaannya Dibaca Setiap Malam Jumat

Dalam buku Tafsir Al-‘Usyr Al-Akhir dari Alquran Al Karim dijelaskan tentang munculnya Dajjal. Rasulullah SAW bersabda: مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَّجَّالِ

“Tidak ada perkara yang lebih besar antara penciptaan Adam sampai hari kiamat melebihi (fitnah) Dajjal.” (HR Muslim).

Oleh karena itu, meski tidak ada yang tahu kapan Dajjal akan muncul, ada baiknya mulai mempersiapkan diri untuk menghindari dan selamat dari fitnah Dajjal. Baca Surat Al-Kahfi di Alquran Digital Okezone

Baca Juga: Surat Al Kahfi Ayat 1-110 Lengkap Tulisan Arab, Terjemahan Latin, serta Artinya

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan dan mampu menjaga diri dari Dajjal sebagai berikut:

1. Memohon Perlindungan yang Tulus kepada Allah agar Dihindarkan dari Fitnah Dajjal

Salah satu di antara bentuk permohonan tersebut adalah memohon perlindungan dari fitnahnya. Di dalam berbagai hadis sahih dari berbagai segi disebutkan bahwa Rasulullah meminta perlindungan dari fitnah Dajjal dalam shalat dan beliau memerintahkan umatnya untuk itu seraya bersabda, “Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepadamu dari siksa Jahannam, azab kubur, fitnah kehidupan dan kematian, dan dari fitnah al-Masih Dajjal." (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini dari Anas, Abu Hurairah, Aisyah, Ibnu Abbas, Sa'ad, dan Amru bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya, dan lainnya.

Syaikh kita, al.Haizh Abu Abdillah adz-Dzahabi, berkata, "Permohonan perlidungan dari Dajjal memiliki riwayat mutawatir (bersambung) dari Rasulullah.

2. Menghafal Sepuluh Ayat Terakhir Surah Al-Kahfi Dapat Menjaga Diri dari Fitnah Dajjal

Hal lainnya adalah menghafal sepuluh ayat Surah Al-Kahfi sebagaimana Abu Dawud mengatakan, “Hafsh bin Umar menuturkan kepada kami dari Hammad, dari Qatadah, dari Salim bin Abi al- Ja'ad, dari Ma'dan, dari Abu ad-Darda' yang meriwayatkan hadis ini dari Rasulullah, beliau bersabda; ‘Siapa yang hafal sepuluh ayat pertamna surah al-Kahf maka teriaga dari fitnah Dajial’.” (HR. Abu Dawud)

Mengutip dari Buku berjudul Dahsyatnya Hari Kiamat: Rujukan Lengkap Hari Kiamat dan Tanda-Tandanya berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah Karya Ibnu Katsir, Senin (15/2/2021) disebutkan, Abu Dawud berkata, “Demikian juga dikatakan oleh Hisyamn ad- Dastuwai dari Qatadah, hanya saja a berkata: ‘Siapa yang hafal ayat ayat tevakhir’.” Syu'bah mengatakan dari Qatadah, “Muslim meriwayatkan hadis tersebut dari hadis Hammam, Hisyam, dan Syu' bah dari Qatadah dengan beragam lafal.” At Timmidzi berkata, “Hasan sahih.”

Dalam satu riwavat Muslim disebutkan: “Tiga ayat pertama surah al-Kahfi dapat menjaga dari Dajial.”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(amr)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini