Share

Melihat Keindahan Masjidil Aqsa, Saksi Rasulullah Melakukan Isra Miraj Menembus Lapisan Langit

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Senin 28 Februari 2022 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 28 330 2554060 melihat-keindahan-masjidil-aqsa-saksi-rasulullah-melakukan-isra-miraj-menembus-lapisan-langit-S03NCExD7u.jpg Masjidil Aqsa jadi saksi perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. (Foto: Lostislamichistory)

MASJIDIL Aqsa di Palestina menjadi saksi Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam melakukan Isra Miraj menembus lapisan langit. Masjid Al Aqsa menjadi tempat persinggahan Nabi Muhammad setelah melakukan perjalanan jauh dari Masjidil Haram yang berada di Kota Makkah, Arab Saudi.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala, "Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS Al Isra' 17: 1)

Baca juga: Isra Miraj: Ini Batu Saksi Bisu Perjalanan Nabi ke Langit Ketujuh 

Info grafis Isra Miraj. (Foto: Okezone)

Sejarah Masjid Al Aqsa menjadikannya situs Muslim yang penting. Masjid ini dibangun di atas Kompleks Al Aqsa atau Haram Ash-Sharif. Awalnya Masjid Al Aqsa menjadi kiblat umat Islam pada generasi pertama, ini berlaku hingga 17 bulan setelah hijrah. Hingga akhirnya dialihkan ke Kakbah di Kompleks Masjidil Haram, Makkah Al-Mukarromah.

Dikutip dari laman Zamzam, Senin (28/2/2022), masjid yang berdiri di Palestina ini memang bukan masjid yang asli. Pasalnya, Masjidil Aqsa yang asli telah rata dengan tanah akibat gempa bumi yang mengguncang Jazirah Arab.

Baca juga: 20 Ucapan Isra Miraj Penuh Makna, Cocok Dibagikan di Medsos 

Renovasi pertama dimulai pada 1922 meliputi penguatan fondasi kuno masjid Umayyah, penggantian balok-balok, hingga penggantian tiang kayu di ruangan tengah dengan tiang beton. Namun, kerusakan hebat kembali terjadi akibat gempa bumi tahun 1927 dan 1937, tetapi masjid itu diperbaiki kembali pada tahun 1938 dan 1942.

Kini Masjidil Al-Aqsa berbentuk persegi panjang dengan luas 36 hektare dan dapat menampung 5.000 jamaah. Di depan bangunan masjid yang masih di Kompleks Baitul Maqdis terdapat bangunan kubah warna hijau yang dikenal sebagai Qubbatush Sakhra atau Dome of Rock.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Bangunan kubah ini untuk melindungi batu hitam Sakhrah Muqaddasah yang menjadi pijakan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam saat menuju Sidratul Muntaha. Dome of Rock memamerkan arsitektur Bizantium yang terbuat dari kayu berlapis enamel. Di bawah kubah terdapat kapel atau mushola yang terletak di bagian selatan masjid.

Selain itu, fasad masjid memiliki bangunan pagar langkan berupa lorong-lorong beratap (arkade) dengan tiang-tiang kolom kecil. Terdapat empat belas lengkungan batu di sepanjang fasad, sebagian besar bergaya Romantik.

Baca juga: Kisah Dian Sastrowardoyo Jadi Mualaf di Momen Isra Miraj: Murni dari Hatiku Tanpa Paksaan 

Baca juga: Isra Miraj: Apa Itu Baitul Makmur dan Baitul Izzah yang Dilihat Rasulullah di Atas Langit? 

Sementara bagian dalam masjid terdapat tujuh lorong dengan ruang yang ditunjang oleh tiang-tiang melengkung. Setiap ruangan memiliki 45 tiang kolom, 33 di antaranya terbuat dari marmer putih dan 12 lainnya dari batu. Ada pula mosaik dan prasasti yang dibangun menghadap pintu masuk utama dekat kubah.

Masjidil Aqsa kini menjadi bagian penting dari sejarah Islam dan salah satu simbol kebesaran Allah Subhanahu wa ta'ala. Turis harus berpakaian sopan, dan wanita wajib menutup auratnya. Sepatu tidak diperbolehkan di dalam masjid, melainkan dibiarkan di luar rak atau karpet.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini