Sementara Kepala Subdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag Ismail Fahmi mengatakan sidang isbat awal Ramadan 1443H akan dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat; Komisi VIII DPR RI; Mahkamah Agung; Majelis Ulama Indonesia (MUI); Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG); Badan Informasi Geospasial (BIG).
Lalu ada dari Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB); Planetarium; pakar falak dari ormas-ormas Islam, lembaga dan instansi terkait, anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag, serta pimpinan ormas Islam dan pondok pesantren.
Baca juga: Apakah Tidurnya Orang yang Puasa Ramadan Benar-Benar Berpahala?
Baca juga: Jumat Berkah, Yuk Kerjakan 8 Sunah Berpahala Sangat Besar Ini
"Sidang akan digelar secara hybrid yakni daring dan luring. Sebagian peserta hadir di lokasi acara, sebagian mengikuti secara online melalui Zoom Meeting," jelasnya.
"Hasil sidang isbat akan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan juga RRI. Penyampaian hasil sidang isbat juga disiarkan secara langsung melalui media sosial Kementerian Agama," pungkasnya.
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)