Share

Niat Sholat Malam Lailatul Qadar Beserta Bacaan Doanya yang Sahih

Hantoro, Jurnalis · Kamis 21 April 2022 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 616 2582629 niat-sholat-malam-lailatul-qadar-beserta-bacaan-doanya-yang-sahih-4dYVx8KrkB.jpg Ilustrasi niat sholat malam Lailatul Qadar. (Foto: Shutterstock)

NIAT sholat malam Lailatul Qadar ternyata sangat ingin diketahui kaum Muslimin. Diketahui bahwa umat Islam sangat dianjurkan memperbanyak ibadah pada 10 malam terakhir Ramadan untuk meraih Lailatul Qadar.

Dikutip dari Rumaysho, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc mengatakan keutamaan malam Lailatul Qadar adalah lebih baik dari 1.000 bulan sebagaimana dijelaskan dalam Alquran Surat Al Qadar:

Baca juga: Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar Lengkap dengan Keutamaan, Teks Arab, Ejaan Latin, dan Terjemahannyaย 

ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุงู„ู’ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู„ู’ูู ุดูŽู‡ู’ุฑู (3) ุชูŽู†ูŽุฒูŽู‘ู„ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉู ูˆูŽุงู„ุฑูู‘ูˆุญู ูููŠู‡ูŽุง ุจูุฅูุฐู’ู†ู ุฑูŽุจูู‘ู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ ูƒูู„ูู‘ ุฃูŽู…ู’ุฑู (4) ุณูŽู„ูŽุงู…ูŒ ู‡ููŠูŽ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ู…ูŽุทู’ู„ูŽุนู ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑู (5)

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari 1.000 bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS Al Qadr: 3โ€“5)

An-Nakha'i mengatakan, "Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1.000 bulan." (Lihat Latha-if Al-Maโ€™arif, halaman 341)

Imam Mujahid, Qatadah, dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari 1.000 bulan adalah sholat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari sholat dan puasa di 1.000 bulan yang tidak terdapat Lailatul Qadar. (Zaad Al-Masiir, 9:191)

Seperti dinukil oleh Imam Asy-Syafiโ€™i dalam Al-Umm dari sekelompok ulama Madinah dan dikutip pula sampai pada Ibnu โ€˜Abbas radhiyallahu โ€˜anhuma disebutkan:

ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฅูุญู’ูŠูŽุงุกูŽู‡ูŽุง ูŠูŽุญู’ุตูู„ู ุจูุฃูŽู†ู’ ูŠูุตูŽู„ูู‘ูŠูŽ ุงู„ุนูุดูŽุงุกูŽ ูููŠ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ูˆูŽ ูŠูŽุนู’ุฒูู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุตูŽู„ูู‘ูŠูŽ ุงู„ุตูู‘ุจู’ุญูŽ ูููŠ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู

"Menghidupkan malam Lailatul Qadar itu bisa dengan melaksanakan Sholat Isya berjamaah dan bertekad untuk melaksanakan Sholat Subuh secara berjamaah."

Baca juga: Kisah Para Penyandang Tunanetra Gigih Belajar Baca dan Menulis Alquran di Bulan Ramadanย 

Dikatakan oleh Imam Malik dalam Al-Muwathaโ€™, Ibnul Musayyib menyatakan:

ู…ูŽู†ู’ ุดูŽู‡ูุฏูŽ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู‚ูŽุฏู’ุฑู ู€ ูŠูŽุนู’ู†ููŠ ูููŠ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ู€ ููŽู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุฎูŽุฐูŽ ุจูุญูŽุธูู‘ู‡ู ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง

"Siapa yang menghadiri sholat berjamaah pada malam Lailatul Qadar, maka ia telah mengambil bagian dari menghidupkan malam Lailatul Qadar tersebut.โ€

Dalam perkataan Imam Syafi'i yang qadim (yang lama):

ู…ูŽู†ู’ ุดูŽู‡ูุฏูŽ ุงู„ุนูุดูŽุงุกูŽ ูˆูŽ ุงู„ุตูู‘ุจู’ุญูŽ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู‚ูŽุฏู’ุฑู ููŽู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุฎูŽุฐูŽ ุจูุญูŽุธูู‘ู‡ู ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง

"Siapa yang menghadiri Sholat Isya dan Sholat Subuh pada malam Lailatul Qadar, maka ia telah mengambil bagian dari malam tersebut." (Lihat Latha-if Al-Maโ€™arif, halaman 329)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Apa yang dikatakan oleh Imam Syafiโ€™i dan ulama lainnya tersebut sejalan dengan hadis dari โ€˜Utsman bin โ€˜Affan radhiyallahu โ€˜anhu, Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ุดูŽู‡ูุฏูŽ ุงู„ู’ุนูุดูŽุงุกูŽ ููู‰ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูŽู‡ู ู‚ููŠูŽุงู…ู ู†ูุตู’ูู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู’ุนูุดูŽุงุกูŽ ูˆูŽุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑูŽ ููู‰ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูŽู‡ู ูƒูŽู‚ููŠูŽุงู…ู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู

"Siapa yang menghadiri Sholat Isya berjamaah, maka baginya pahala sholat separuh malam. Siapa yang melaksanakan Sholat Isya dan Subuh berjamaah, maka baginya pahala shalat semalam penuh." (HR Muslim Nomor 656 dan Tirmidzi 221)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, dari Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุงู…ูŽ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุฅููŠู…ูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽุงุญู’ุชูุณูŽุงุจู‹ุง ุบูููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุง ุชูŽู‚ูŽุฏูŽู‘ู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู†ู’ุจูู‡ู

"Barang siapa melaksanakan sholat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Bukhari Nomor 1901)

Ibnu Hajar Al-โ€˜Asqalani rahimahullah mengatakan bahwa yang dimaksud โ€˜iimaananโ€™ (karena iman) adalah membenarkan janji Allah Subhanahu wa ta'ala yaitu pahala yang diberikan (bagi orang yang menghidupkan malam tersebut). Sedangkan โ€˜ihtisaabanโ€™ bermakna mengharap pahala (dari sisi Allah), bukan karena mengharap lainnya yaitu contohnya berbuat riyaโ€™. (Lihat Fath Al-Baari, 4:251)

Adapun niat sholat malam Lailatul Qadar cukup diungkapkan dalam hati. Sebagaimana pendapat ulama Syafiโ€™iyah yang dikuatkan perkataan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Beliau rahimahullah mengatakan:

ูˆูŽุงู„ู†ู‘ููŠู‘ูŽุฉู ู…ูŽุญูŽู„ู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจู ุจูุงุชู‘ูููŽุงู‚ู ุงู„ู’ุนูู„ูŽู…ูŽุงุกู ุ› ููŽุฅูู†ู’ ู†ูŽูˆูŽู‰ ุจูู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุชูŽูƒูŽู„ู‘ูŽู…ู’ ุจูู„ูุณูŽุงู†ูู‡ู ุฃูŽุฌู’ุฒูŽุฃูŽุชู’ู‡ู ุงู„ู†ู‘ููŠู‘ูŽุฉู ุจูุงุชู‘ูููŽุงู‚ูู‡ูู…ู’

"Niat itu letaknya di hati berdasarkan kesepakatan ulama. Jika seseorang berniat di hatinya tanpa ia lafazkan dengan lisannya, maka niatnya sudah dianggap sah berdasarkan kesepakatan para ulama." (Majmuโ€™ Al Fatawa, 18/262)

Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar

Dari โ€˜Aisyah radhiyallahu โ€˜anha, ia berkata, "Aku pernah bertanya pada Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam:

ุฃูŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุฅูู†ู’ ุนูŽู„ูู…ู’ุชู ุฃูŽู‰ูู‘ ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ุงู„ู’ู‚ูŽุฏู’ุฑู ู…ูŽุง ุฃูŽู‚ููˆู„ู ูููŠู‡ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ููˆู„ูู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุนูŽูููˆูŒู‘ ุชูุญูุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽูู’ูˆูŽ ููŽุงุนู’ูู ุนูŽู†ูู‘ู‰

'Jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah Lailatul Qadar, lantas apa doa yang mesti kuucapkan?' Jawab Rasul Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, 'Berdoalah: ALLAHUMMA INNAKA โ€˜AFUWWUN TUHIBBUL โ€˜AFWA FAโ€™FUโ€™ANNI (artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf โ€”menghapus kesalahan, karenanya maafkanlah aku โ€”hapuslah dosa-dosaku)'."

(HR Tirmidzi Nomor 3513 dan Ibnu Majah 3850. Abu โ€˜Isa At-Tirmidzi mengatakan hadis ini hasan sahih. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan hadis ini sahih)

Wallahu a'lam bishawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini