Share

MUI Sesalkan Deddy Corbuzier Undang Pasangan LGBT di Podcast-nya

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 10 Mei 2022 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 10 614 2591557 mui-sesalkan-deddy-corbuzier-undang-pasangan-lgbt-di-podcast-nya-B0QmRcyTN7.jpg Waketum MUI KH Anwar Abbas. (Foto: Istimewa/Sindonews)

WAKIL Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Abbas menyesalkan Deddy Corbuzier mengundang pasangan lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT) yakni Ragil Mahardika dan Frederick Vollert di podcast Close the Door miliknya.

KH Anwar Abbas mengungkapkan munculnya pasangan LGBT di podcast Deddy Corbuzier tersebut telah mengakibatkan kegaduhan di kalangan masyarakat Indonesia.

Baca juga: KH Cholil Nafis Sebut Masyarakat Bisa Somasi Channel Deddy Corbuzier Usai Undang Pasangan LGBT 

"Saya sangat menyesalkan, mengapa Deddy Corbuzier membuat podcast dengan menampilkan orang yang mempunyai perilaku seksual menyimpang? Itu sama saja artinya Deddy ikut membantu penyebaran perilaku LGBT di Tanah Air," ujar Buya Anwar dalam keterangan resminya kepada MNC Portal, Senin 9 Mei 2022.

Ia mengatakan bahwa perilaku LGBT sudah jelas perbuatan menyimpang. Bahkan tidak sesuai dengan nilai-nilai dari enam agama yang diakui di Indonesia yaitu Islam, Katolik, Kristen, Buddha, Hindu, dan Konghucu.

Baca juga: Heboh Podcast Deddy Corbuzier dan Ragil Mahardika Pelaku Gay, Ini Hukumnya Menurut Islam 

"Oleh karena itu, saya sangat menyayangkan, mengapa Deddy Corbuzier memberikan panggung terhadap mereka (LGBT)," kata Buya Anwar.

Dia menjelaskan, terdapat dampak yang langsung berkaitan dengan moralitas dan perkembangan yang sangat buruk kejiwaan anak-anak bangsa Indonesia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lebih lanjut terkait pasangan LGBT yang diundang Deddy Corbuzier tersebut, kata Buya Anwar, tidak ada kaitannya dengan hak asasi manusia. HAM sendiri sangat dijunjung di Indonesia, akan tetapi berbeda dengan penyimpangan seksual tersebut.

"Saya rasa itu bukan hak asasi manusia, karena yang namanya HAM itu kalau ditegakkan maka dia akan berdampak baik bagi yang bersangkutan dan orang lain. Baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," pungkasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Soal Podcast Deddy Corbuzier dan Ragil Mahardika, KH Cholil Nafis: LGBT Itu Harus Diamputasi Bukan Ditoleransi 

Baca juga: Ramai Deddy Corbuzier Undang Ragil Mahardika, KH Cholil Nafis: Jangan Ikut Menyiarkan Pasangan LGBT Itu 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini