Share

Ini Perbedaan Persiapan Haji Reguler dan Haji Khusus Terbaru 2022

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 01 Juni 2022 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 01 614 2603818 ini-perbedaan-persiapan-haji-reguler-dan-haji-khusus-terbaru-2022-7iG5iiMFZd.jpg Ilustrasi perbedaan persiapan haji reguler dan khusus. (Foto: Reuters)

PERBEDAAN persiapan haji reguler dan haji khusus terbaru 2022 ternyata sangat menarik diketahui, terutama bagi para calon jamaah haji. Tujuannya sebagai referensi untuk dijadikan pilihan saat pergi ke Tanah Suci mendatang.

Diketahui bahwa pergi haji merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Islam yang mampu. Ibadah haji menjadi berada di urutan kelima dalam Rukun Islam.

Baca juga: Simak! Ini Arti Mimpi Naik Haji dan Ibadah di Tanah Suci 

Penyelenggaraan haji terbagi dua yakni haji reguler dan haji khusus atau dikenal ONH plus. Meskipun memiliki perbedaan, keduanya sama-sama satu tujuan yaitu pergi menunaikan haji sebagai salah satu penyempurnaan ibadah.

Lantas, apa yang membedakan persiapan haji reguler dan khusus? Berikut ini jawabannya, sebagaimana telah MNC Portal himpun.

Haji Reguler

Penyelenggara ibadah haji reguler dilakukan dan di bawah pengawasan langsung oleh Kementerian Agama (Kemenag), yakni melalui Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Dirjen PHU).

Teruntuk bakal calon (balon) jamaah haji atau umrah, maka mereka bisa mendaftarkan diri di Kantor Kemenag RI sesuai dengan domisili masing-masing. Nantinya balon jamaah haji atau umrah diarahkan oleh petugas, apa saja yang perlu dipersiapkan hingga antrean keberapa yang memungkinkan untuk diberangkatkan.

Sementara untuk biayanya, setiap daerah berbeda-beda. Bisa dicek langsung ke Kantor Kemenag di daerah masing-masing untuk mendapatkan informasi. Akan tetapi biaya biasanya diketahui ketika Calon Jamaah Haji Reguler sudah dihubungi untuk melunasi, karena setiap tahun selalu ada perubahan biaya yang disesuaikan kebutuhan setiap tahun keberangkatan Haji Reguler.

Kemudian nantinya akan diumumkan oleh Kementerian Agama besaran biaya pelunasan Haji Reguler setiap daerah masing-masing. Untuk melihat estimasi biaya yang terbaru.

Baca juga: Ibadah Haji 2022, Menkes Pastikan 95% Jamaah Sudah Vaksin Covid-19 

Pemerintah sendiri telah menetapkan perihal biaya haji yang ditanggung oleh calon jamaah pada tahun ini 2022 telah diputuskan sebesar Rp39.886.009 per orang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Lebih lanjut untuk keberangkatannya, setiap daerah berbeda-beda waktu tunggunya. Tetapi waktu tunggu keberangkatan Haji Reguler umumnya sekitar 15 tahun sampai 20 tahun, bahkan bisa lebih. Namun bagi lansia, umumnya akan lebih didahulukan atau diprioritaskan, mengingat melihat kondisinya akan semakin menurun.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Haji Khusus

Lalu yang membedakan antara haji khusus dengan haji regular yaitu tidak langsung mendaftar di Dirjen PHU Kemenag. Namun, dilakukan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau Travel Haji Plus yang dikelola oleh swasta.

Terdapat kelebihan tersendiri bagi Anda yang mendaftarkan diri menunaikan ibadah haji lewat jalur khusus ini. Nantinya Anda akan selalu dipandu oleh staf travel mengenai proses pendaftaran, dipandu melengkapi syarat dokumen, staff travel juga akan update informasi hal-hal terkait Haji Khusus, dan calon jamaah haji bisa mengubungi staf travel kapan pun di jam kerja jika perlu informasi terkait haji khusus dan lainnya.

Baca juga: Gara-Gara Nonton Film Malcolm X, Bule Amerika Ini Mantap Masuk Islam 

Keberangkatan penyelenggaraan haji khusus ini juga terbagi menjadi dua, yaitu Haji ONH Plus Kementerian Agama dijadwalkan 5 sampai 6 tahun berikutnya. Ada juga non kuota, maka Anda akan pergi ke Tanah Suci tanpa antrean atau langsung.

Kemudian untuk biayanya sendiri memang relatif lebih tinggi dibandingkan haji reguler. Haji khusus atau ONH Plus dibanderol Rp155,8 juta hingga Rp311,7 juta. Harga tersebut sudah mencakup semua perjalanan, termasuk jatah air zamzam sebanyak 5 liter per orang.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini