Share

Ini Kata Aa Gym soal Eril Putra Ridwan Kamil Disebut Syahid Akhirat

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis · Jum'at 03 Juni 2022 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 03 330 2605059 ini-kata-aa-gym-soal-eril-putra-ridwan-kamil-disebut-syahid-akhirat-vYv3rKvK45.jpg Aa Gym beri penjelasan soal Eril Putra ridwan Kamil disebut syahid akhirat. (Foto: YouTube Aa Gym Daily Vlog)

EMMERIL Kahn Mumtadz atau Eril putra Ridwan Kamil hingga kini belum ditemukan usai dilaporkan hilang di Sungai Aare, Swiss. Keluarga besar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun meyakini Eril sudah meninggal dunia.

Kakak kandung Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, mengatakan keluarga besar meyakini Eril yang meninggal karena tenggelam di Sungai Aare memenuhi kriteria syahid akhirat dan dalam keadaan husnul khatimah.

Baca juga: Tata Cara Sholat Ghaib untuk Mendoakan Eril Putra Ridwan Kamil 

"Sehingga dari keseluruhan peristiwa ini, kami sekeluarga berprasangka baik. Insya Allah Eril wafat dalam keadaan husnul khatimah dan memenuhi kriteria riwayat hadis Nabi, orang tenggelam dengan kriteria tertentu dinyatakan sebagai syahid akhirat," tutur Erwin, Jumat (3/6/2022).

Hal itu mengacu pada aktivitas Eril yang tengah berjuang melanjutkan pendidikannya di Swiss. Kemudian sesaat sebelum hanyut, berdasarkan keterangan keluarga, Eril bertanggung jawab karena memastikan dua orang lain yang ikut berenang di Sungai Aare, termasuk adik kandungnya, dalam posisi aman.

"Dalam aktivitas berenang ini, dari kesaksian keluarga kami, Eril menunjukkan tanggung jawabnya dengan memastikan bahwa yang ikut aktivitas tersebut dipastikan keselamatannya," terang Erwin.

Eril putra Ridwan Kamil. (Foto: Instagram @emmerilkahn)

Sementara Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym mengatakan takdir kematian seseorang adalah rahasia Allah Subhanahu wa ta'ala.

"Waallahu a'lam. Ajal itu ada tiga yang Allah rahasiakan. Satu, Allah merahasiakan waktu, dan setiap orang akan wafat pada waktu yang ditetapkan Allah, tidak bisa diundur majukan sedetik. Kedua, tempat kita akan mendatangi tempat wafatnya kita, kematian kita. Ketiga, cara," tutur Aa Gym dalam keterangannya, Jumat 3 Juni 2022.

Baca juga: Eril Putra Ridwan Kamil Belum Ditemukan, Ustadz Adi Hidayat Ajak Masyarakat Terus Mendoakan 

Terkait cara, menurut dia, tidak ada satu pun yang mengetahui bagaimana akan meninggal dunia. Namun jika seorang Muslim tenggelam dalam keadaan beriman, jika melihat rujukan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, hal itu adalah bagian dari syahid.

"Semoga demikianlah adanya karunia Allah bagi yang beriman. Semoga Allah mengaruniakan petunjuk-Nya dan jalan keluar yang terbaik dunia akhirat beliau dan keluarga Kang Emil dan kita dapat mengambil hikmah dan amal salih dari kejadian ini. Aamiin," katanya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Meski begitu, Aa Gym menganjurkan agar pihak keluarga dan seluruh pihak terus berdoa serta meminta petunjuk dari Allah Subhanahu wa ta'ala agar proses pencarian Eril yang masih terus dilakukan diberikan yang terbaik.

Dalam penjelasannya terkait mati syahid akhirat, Aa Gym juga menyertakan sejumlah hadis yang menegaskan status syahid seseorang yang meninggal dalam keadaan tenggelam.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bertanya (kepada sahabatnya), "Siapakah orang yang mati syahid di antara kalian?" Mereka menjawab, "Orang yang gugur di medan perang itulah syahid ya Rasulullah." Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam merespons, "Kalau begitu, sedikit sekali umatku yang mati syahid." Para sahabat bertanya, "Mereka itu siapa ya Rasulullah?"

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menjawab, "Orang yang gugur di medan perang itu syahid, orang yang mati di jalan Allah (bukan karena perang) juga syahid, orang yang tertimpa tha'un (wabah) pun syahid, orang yang mati karena sakit perut juga syahid, dan orang yang tenggelam adalah syahid." (HR Muslim)

Penjelasan kedua, ulama mengatakan syahid itu terbagi tiga. Pertama, syahid dunia wal akhirah, artinya seseorang yang matinya dalam perang fi sabilillah. Kedua, syahid dunya, yaitu seseorang yang matinya karena berperang namun tujuannya bukan mencari ridho Allah, melainkan hanya mencari harta dan kedudukan.

Ketiga, syahid akhirat, yaitu seseorang yang matinya akibat kebakaran, sakit perut, terkena wabah atau virus, tenggelam dalam sungai atau lautan, tertimpa bangunan seperti gempa bumi, dan tewas akibat kecelakaan.

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Nabi Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ: الْمَطْعُونُ، وَالْمَبْطُونُ، وَالْغَرِقُ، وَصَاحِبُ الْهَدْمِ، وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ

"Syuhada ada lima: Orang yang meninggal sebab terjangkit wabah tha'un, meninggal karena sakit perut, meninggal karena tenggelam, tertimpa reruntuhan bangunan, dan orang yang berjuang di jalan Allah ‘Azza wa Jalla." (Hadis nomor 8305, Musnad Al Imam Ahmad bin Hambal, Juz 14:58)

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini