Share

Kisah Bule Inggris Masuk Islam Setelah Takjub Lihat Kebaikan Penjual Kebab

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Kamis 09 Juni 2022 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 09 621 2608491 kisah-bule-inggris-masuk-islam-setelah-takjub-lihat-kebaikan-penjual-kebab-u98dOf5zrc.jpg Kisah bule Inggris James Abbott yakin masuk Islam berkat penjual kebab. (Foto: YouTube Renung Kalbu)

HIDAYAH Islam bisa datang kepada siapa saja, kapan saja, dan dengan cara apa pun atas kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala. Inilah yang dialami bule asal Inggris bernama James Abbott. Ia mantap menjadi mualaf usai membaca ajaran Nabi Musa Alaihissallam di sebuah kitab.

Dikutip dari kanal YouTube Renung Kalbu, Kamis (9/6/2022), James Abbott lahir di Stanford, London. Ia dibesarkan dalam keluarga non-Muslim yang taat beragama. Namun ketika usianya menginjak 16 tahun, kedua orangtua James bercerai. Dari perpisahan itulah ia mulai kehilangan arah hingga tidak memikirkan keberadaan Tuhan.

Baca juga: Bule Australia Ini Masuk Islam Gara-Gara Temukan Buku Diary Tua, Isinya Bikin Takjub! 

Kisah bule Inggris James Abbott yakin masuk Islam berkat penjual kebab. (Foto: YouTube Renung Kalbu)

Di sisi lain, James juga ingin menemukan "sesuatu" di dalam dirinya untuk memantapkan hati dalam menjalankan hidup. Suatu ketika dia mendapati artikel tentang umat-umat sebuah agama, dan berpikir itu adalah solusi dari kegelisahaannya selama ini. Dikatakan dalam artikel itu, langkah utama untuk mengikuti ajarannya, kemudian percaya sosok anak dari Tuhan.

James pun menuruti artikel tersebut dan mulai mempelajari beragam ajarannya. Saat itulah ia menemukan buku Nabi Musa. Isinya memerintahkan kaum bani Israil untuk mempersembahkan kurban seperti domba, kambing, sapi, dan lainnya. Ia makin penasaran dengan tujuan dan makna dari ajaran tersebut.

Baca juga: 6 Keistimewaan Orang Mualaf: Diampuni Dosanya hingga Terhindar dari Azab 

James sendiri sejak kecil memang tertarik dengan kepercayaan monoteisme atau percaya satu Tuhan. Ajaran itu juga ia temukan di agama Islam. Hingga suatu hari, James pergi ke bar karena saat itu masih menjadi pecandu alkohol.

Tanpa sadar, ia melihat gerobak penjual kebab parkir di sebelah bar. Kemudian, ia bertanya dengan penjualnya yang bernama Hussein, "Apakah Anda Muslim? Bisakah saya masuk Islam?"

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sang penjual kebab kemudian mengamini perkataan James dan berniat mengenalkannya dengan seorang teman yang lebih paham tentang agama Islam. Keduanya lantas berencana kembali bertemu keesokan hari untuk membicarakan hal ini.

Baca juga: Apakah Dosa Mualaf Bakal Diampuni ketika Bersyahadat? 

Baca juga: Kisah Gadis China Atheis Jadi Mualaf Setelah Berteman dengan Pemuda Indonesia di Jerman 

Namun seusai pertemuan itu, James justru dilanda rasa ragu dan menduga pria itu adalah seorang teroris, sehingga dia mengurungkan niatnya bertemu di hari yang telah dijanjikan. Meski demikian, James tetap merasa penasaran hingga akhirnya bertemu di hari selanjutnya.

Ketika itulah dia menyadari jika pria tersebut sangat baik dan bukan teroris. Tanpa pikir panjang, James pun mantap mengucapkan syahadat dibimbing oleh temannya, dan resmi menjadi mualaf. Kini ia terus mempelajari ajaran agama Islam.

Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini