Share

5 Amalan di Bulan Dzulhijjah, Mulai Puasa hingga Berkurban

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2022 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 616 2619711 5-amalan-di-bulan-dzulhijjah-mulai-puasa-hingga-berkurban-Mmiwdrft6r.jpg Ilustrasi puasa sunah salah satu amalan di bulan Dzulhijjah. (Foto: Shutterstock)

AMALAN-amalan salih di bulan Dzulhijjah sangat penting diketahui setiap Muslim. Pasalnya, setiap ibadah yang dikerjakan di bulan ini akan memberikan pahala sangat luar biasa besar.

Diketahui bahwa Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 dalam kalender hijriah. Dzulhijjah termasuk bulan haram atau mulia atau al-asyhur al-hurum bersama bulan Dzulqa'dah, Muharram, dan Rajab.

Baca juga: Dzulhijjah, Bulan Mulia yang Beri Pahala Besar untuk Setiap Amal Salih 

Di bulan Dzulhijjah ini Allah Subhanahu wa ta'ala menjanjikan pahala berlipat ganda atas setiap amalan. Begitu juga sebaliknya, Allah Ta'ala memberikan ancaman berlipat pula dari setiap dosa yang diperbuat manusia.

Dikarenakan Dzulhijjah merupakan bulan mulia, maka sangat dianjurkan memperbanyak amal ibadah, terutama pada 10 hari pertama.

Nah, apa saja amalan-amalan di bulan Dzulhijjah itu? Berikut ini lima di antaranya, sebagaimana dikutip dari Kalam Sindonews.

1. Puasa sunah

Selama ini banyak orang mengira hanya Puasa Arafah yang disunahkan di bulan Dzulhijjah. Ternyata tidak. Puasa justru disunahkan dilakukan mulai tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah.

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim menyebutkan, "Bahkan sangat disunnahkan untuk berpuasa di hari-hari ini. Karena puasa termasuk amalan yang paling utama."

"Dari Hunaidah ibn Khalid, dari istrinya, dari istri-istri Nabi Shallallahu alaihi wassallam, merekaberkata, "Rasulullah biasa berpuasa sembilan hari di bulan Dzulhijjah, berpuasa di hari Asyura, berpuasa tiga hari di setiap bulannya, puasa Senin pertama dan juga hari Kamis di setiap bulannya." (HR Abu Dawud, Ahmad, dan An-Nasa'i. Ahmad dan An-Nasa'i menambahkan, "Dan dua Kamis." An-Nawawi, Al Majmu', halaman 387, jilid 6)

Dari kesembilan hari tersebut ada puasa yang disebut dengan puasa Arafah yaitu puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah. Ada juga puasa tarwiyah yaitu puasa pada tanggal 8 Dzuhijjah.

Nabi Shallallahu alaihi wassallam bersabda, "Puasa hari Arafah menghapuskan dosa dua tahun, yaitu tahun sebelumnya dan tahun sesudahnya. Puasa Asyura' menghapuskan dosa tahun sebelumnya. (HR Jamaah kecuali Al Bukhari dan Tirmizy)

Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini Selasa 28 Juni 2022M/28 Dzulqa'dah 1443H 

2. Berzikir

Bulan Dzulhijjah juga dianjurkan diisi dengan banyak berzikir atau mengingat Allah Subhanahu wa ta'ala, baik dalam berdiri, duduk, bahkan juga saat berbaring. Ini ibadah yang sangat ringan tidak butuh biaya. Cukup mengucapkan kata "Allah" di lidah dan mengingat-Nya dengan hati, sudah termasuk zikir.

Jika kamu terlalu sibuk atau ada rapat penting yang tidak bisa bicara karena mengganggu yang lain, maka bisa berzikir dalam hati. Bacakan saja dalam hati kata-kata pujian kepada Allah Subhanahu wa ta'ala seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar, dan lainnya.

Berzikir banyak caranya. Membaca Alquran dan bersalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam juga termasuk zikir. Jadi jangan disia-siakan kesempatan ini. Allah Ta'ala akan mengingatmu kalau kamu mengingat-Nya. Makin banyak berzikir, makin banyak pahala.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Menunaikan haji

Haji hanya dikerjakan pada bulan Dzulhijjah. Haji adalah ibadah yang memudahkan seseorang menuju surga.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda, "Dari satu umrah ke umrah yang lainnya menjadi penghapus dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga." (HR Bukhari dan Muslim)

Baca juga: Abu Nawas Diusir dari Kampung, tapi Gampang Pulang Lagi Ditolong Keledainya, Gimana Caranya? 

4. Sholat Idul Adha

Idul Adha dirayakan pada tanggal 10 Dzulhijjah. Sholat Id pada pagi itu sangat disunahkan. Dalam Surat Al Kautsar Ayat 2, Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan bekurbanlah."

Ulama sepakat sholat dimaksud termasuk Sholat Id pada Idul Adha, sebelum memulai memotong hewan kurban.

Baca juga: Inspiratif! Ibu Ini Mendidik 11 Anaknya Jadi Penghafal Alquran, Bagikan 5 Tips Jitunya 

5. Berkurban

Ibadah Kurban termasuk ibadah yang pahalanya sangat luar biasa jika dilakukan karena Allah Subhanahu wa ta'ala. Dalam banyak riwayat Nabi Shallallahu alaihi wassallam senantiasa melakukan ibadah kurban setiap bulan Dzulhijjah. Allah Ta'ala berfirman: "Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu; dan bekurbanlah." (QS Al Kautsar: 2)

Dalam hadis sahih riwayat Imam Ahmad dan Imam Al Hakim yang berbunyi: "Tiga perkara yang bagiku hukumnya fardhu tapi bagi kalian hukumnya tathawwu' (sunnah), yaitu sholat witir, menyembelih udhiyah dan sholat dhuha." (HR Ahmad dan Al Hakim)

Imam An-Nawawi menyebutkan bahwa sesungguhnya ibadah kurban lebih baik dari pada sedekah sunah.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini