Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2 Kloter Jamaah Delay hingga 24 Jam, Dirjen Haji Tegur Garuda

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 28 Juli 2022 |19:23 WIB
2 Kloter Jamaah <i>Delay</i> hingga 24 Jam, Dirjen Haji Tegur Garuda
Ilustrasi/ Foto: MCH
A
A
A

MAKKAH - Kementerian Agama (Kemenag) menegur pihak Garuda Indonesia akibat keterlambatan penerbangan jamaah haji Indonesia ke Tanah Air. Keterlambatan ini dialami jamaah haji Indonesia gelombang pertama yang pulang melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

"Dari Kementerian Agama, bapak Direktur (Dirjen Haji) sudah menyampaikan semacam teguran ke pihak penerbangan, jangan sampai hal ini terjadi lagi sehingga ke depan berjalan normal," ujar Kepala Daerah Kerja Makkah Mukhammad Khanif di Makkah, Kamis (28/7/2022).

 BACA JUGA:36.398 Jamaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Air, 22.681 ke Madinah

Khanif menjelaskan, alasan terjadi delay karena kerusakan pesawat Garuda Indonesia. Keterlambatan ini mengganggu jadwal penerbangan kloter berikutnya.

"Mengakibatkan keberangkatan kloter berikutnya terjadi delay juga," ujar Khanif.

Tercatat ada 2 kloter jamaah haji Indonesia yang mengalami delay yaitu jamaah kloter 1 embarkasi Banjarmasin (BDJ 1) delay selama 24 jam dan jamaah kloter 6 Embarkasi Medan (MES 6) delay selama 12 jam.

"Yang pertama terkait kloter BDJ 1 ini mengalami keterlambatan yang mengakibatkan 2 kloter berikutnya juga terjadi delay. Dan juga hari ini itu ada keterlambatan MES 6 yang mestinya terbang kemarin tapi karena pesawat di-delay hari ini," ujar Khanif.

 BACA JUGA:Jamaah Haji Kloter Medan Delay 12 Jam, Garuda Diminta Tanggung Akomodasi dan Transportasi

"Yang tertunda informasi dari pihak penerbangan baru MES 7. Jadi 1 kloter setelahnya mengalami penundaan juga," sambung Khanif.

Khanif berharap keterlambatan penerbangan kloter 6 embarkasi Medan (MES 6) menjadi yang terakhir. Terlebih lagi akan ada penerbangan kepulangan jamaah haji dari Bandara Madinah untuk gelombang kedua yang dimulai 30 Juli 2022.

"Kita berharap ini yang terakhir, ke depan sudah tidak ada lagi keterlambatan. Kita juga berharap tidak ada delay lagi di Madinah sehingga kepulangan jamaah ini bisa berjalan dengan lancar," kata Khanif.

 BACA JUGA:Aksi Dirjen Haji Menyulam Kiswah Kakbah, Begini Hasilnya

Lanjut Khanif menjelaskan, bagi jamaah haji yang mengalami delay menjadi tanggung jawab pihak maskapai penerbangan. Mulai dari akomodasi hingga transportasi.

"Bagi jamaah yang sudah diberangkatkan dari Makkah menuju Jeddah, jamaah diinapkan di hotel transit di Jeddah. Sedangkan jamaah yang semestinya sudah berangkat tapi belum diberangkatkan ke Jeddah ini tetap tinggal di hotel-hotel jamaah dan mendapatkan katering juga," katanya.

(Nanda Aria)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement