Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penuhi Kebutuhan Jamaah Haji, Produk Indonesia Bakal Jadi 'Raja' di Tanah Suci

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 29 Juli 2022 |16:45 WIB
Penuhi Kebutuhan Jamaah Haji, Produk Indonesia Bakal Jadi 'Raja' di Tanah Suci
Jamaah haji akan lebih mudah temukan produk Indonesia di Tanah Suci (Foto: MNC Portal)
A
A
A

JEDDAH - Jamaah haji Indonesia bakal mudah menemukan produk asli Indonesia di Arab Saudi. Hal ini sebagai upaya peningkatan dan promosi produk lokal selama penyelenggaraan ibadah haji di Tanah Suci.

Nantinya, tidak hanya saat penyelenggaraan ibadah haji, produk lokal Indonesia diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di Arab Saudi dan sekitarnya.

"Salah satu yang kita arahkan dari promosi ini dengan semakin banyak produk kita di sini, bisa juga nanti kita gunakan untuk jamaah kita," kata Konsul Jenderal RI Jeddah, Eko Hartono dalam acara Indonesian Week Festival 2022 di Sarawat Superstore, Rawdah District, Jeddah, Jumat (28/6/7/2022).

Acara Indonesian Week Festival 2022 sudah digelar sejak 2021 dan diharapkan produk Indonesia semakin terkenal di Arab Saudi.

Baca juga: Berangkat ke Madinah, Tak Ada Lagi Jamaah Haji RI di Makkah pada 4 Agustus

"Ini mengulang sukses tahun lalu. Ada 140 produk Indonesia yang dipajang di Supermarket untuk promosi. Tahun lalu sekitar 80-an sekian produk. Jadi ada peningkatan karena importir melihat minat atau animo masyarakat begitu tinggi untuk membeli," kata Eko.

Eko menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Arab Saudi membuka lebar terhadap peluang ekspor-impor produk makanan, akibat dari ketergantungan Arab Saudi yang cukup tinggi terhadap produk makanan dari luar negeri.

Baca juga: Koper Bagasi Ditimbang, Jamaah Haji Diingatkan Tak Bawa Air Zamzam

Acara ini dalam semangat peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, KJRI Jeddah dan ITPC Jeddah menyelenggarakan kegiatan in-store promotion yang dikemas melalui Indonesian Week Festival (IWF) 2022.

Bekerja sama dengan para importir produk Indonesia yang ada di Arab Saudi, kegiatan ini akan dilaksanakan sejak 28 Juli hingga 18 Agustus 2022.

"Mudah-mudahan produk kita semakin di kenal dan semakin banyak juga dibeli oleh masyarakat," katanya.

Sebab, salah satu concern dalam penyelenggaraan ibadah haji adalah belum banyaknya bahan baku asli Indonesia yang digunakan untuk layanan dapur katering di Arab Saudi. Sebut saja ikan patin, dan beras, Arab Saudi lebih memilih impor dari Thailand hingga Filipina. Padahal dua bahan baku tersebut juga terdapat di Indonesia.

"Tantangan yang harus kita hadapi saat ini adalah sebanyak mungkin produk kita harus sudah ada di pasar Saudi. Karena kalau belum ada akan kesulitan bagi pengelola dapur. Arahnya ke sana," kata Eko.

Eko berharap pemenuhan produk lokal Indonesia tidak hanya terjadi di musim haji melainkan untuk jangka panjang. "Keuntungan lebih jangka panjang adalah memenuhi kebutuhan untuk pasar Saudi. Haji hanya 1-2 bulan. Kalau produk itu tersedia di pasar untuk kebutuhan masyarakat di Saudi itu akan lebih baik," katanya.

Baca juga: Ada 5 Kloter, Cek Jadwal Kepulangan Jamaah Haji Gelombang Kedua dari Madinah 30 Juli

Di tempat berbeda, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid mendorong pengusaha atau produsen di Tanah Air men-supply bahan baku dapu katering untuk membanjiri pasar di Arab Saudi. Hal ini disampaikan setelah mengecek dapur katering di Jeddah.

"Cuma ada yang perlu diperbaiki, kita ingin jemaah haji menikmati produk Indonesia di Arab Saudi. Kita dapatkan baru satu yang betul-betul Indonesia banget, itu pun bukan makanan utama melainkan pendamping," ungkapnya.

Pihaknya juga akan mendorong UKM agar bisa memenuhi standar agar bisa masuk ke pasar Arab Saudi.

"Selain itu, penting juga standar harga. Untuk masuk ke Arab Saudi, tentunya harga pun mesti bersaing," katanya.

(Fakhrizal Fakhri )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement