Share

Kisah Dosen Bangun Masjid dari Hasil Buku-bukunya, Raih Rekor MURI

Hantoro, Jurnalis · Jum'at 23 September 2022 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 614 2673254 kisah-dosen-bangun-masjid-dari-hasil-buku-bukunya-raih-rekor-muri-HS8OQh5EvF.jpg Masjid Prof Sugiyono Rusti di Banyumas. (Foto: Istimewa/uny.ac.id)

INILAH kisah dosen sekaligus guru besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yakni Profesor Sugiyono membangun masjid. Aksi mulia ini bisa ia lakukan berkat hasil dari buku-buku karyanya.

Dikutip dari uny.ac.id, Prof Sugiyono dikenal sebagai dosen yang sangat produktif menulis buku. Hingga kini dia sudah menulis sebanyak 25 buku, sementara 20 buku di antaranya terkait bidang metode penelitian dan statistik.

BACA JUGA:Kisah Bule Cantik Berbaju Mini Masuk Masjid dan Ikut Sholat, Akhirnya Mantap Ucap Syahadat 

Masjid Prof Sugiyono Rusti di Banyumas. (Foto: Istimewa/uny.ac.id)

Sebagian royalti dari menulis buku-buku tersebut digunakan untuk membangun masjid di Banyumas, Jawa Tengah. Prof Sugiyono pada Jumat 9 September 2022 menjelaskan sebagian royalti dari penjualan buku digunakan untuk membangun masjid di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.

Masjid dengan luas bangunan 350 meter persegi di atas tanah seluas 1.300 meter persegi itu diberi nama Masjid Prof Dr Sugiyono Rusti.

"Masjid ini telah diresmikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar pada 28 Agustus 2022," ungkapnya.

BACA JUGA:Indahnya Masjid Al Falah Singapura, Berada di Pusat Kota dan Jadi Kebanggaan Kaum Muslimin 

Menteri Abdul Halim mengatakan masjid dengan nama politikus, pelaku bisnis, dan kiai sudah ada beberapa, tetapi masjid dengan nama dosen baru ini, yaitu Masjid Prof Dr Sugiyono Rusti.

"Semoga masjid dengan nama dosen dapat menginspirasi dosen-dosen lain untuk membangun masjid," ujarnya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Masjid selain berfungsi untuk sarana ibadah juga dapat berfungsi untuk kegiatan sosial dan ekonomi. Mendes juga mendoakan agar masjid ini dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar dan orang-orang yang sedang di perjalanan dan menjadi rumah ibadah yang makmur.

Berkat produktivitas dan keaktifan Pembina Sekolah Penelitian Indonesia (SPI) ini, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menganugerahkannya tiga piagam penghargaan.

BACA JUGA:Menangis Peluk Tiang Masjid, Preman Paling Ditakuti Ini Mantap Jadi Mualaf 

BACA JUGA:8 Kisah Meninggal ketika Ibadah di Masjid: Saat Sholat hingga Memimpin Pengajian 

Pertama, Rekor MURI sebagai Penulis Terbanyak di Indonesia bidang Metode Penelitian (tahun 2018). Kedua, Rekor MURI sebagai Penulis Terbanyak Best Seller di Indonesia bidang Metode Penelitian (2019). Ketiga, Rekor MURI sebagai Nara Sumber Tunggal Peserta Terbanyak (tahun 2020).

Wallahu a'lam bisshawab. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini