Share

Viral Raja Charles III Kutip Surat Al Maidah dalam Pidatonya dan Ucapkan Insya Allah

Kiki Oktaliani, Jurnalis · Rabu 28 September 2022 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 614 2676810 viral-raja-charles-iii-kutip-surat-al-maidah-dalam-pidatonya-dan-ucapkan-insya-allah-n6QbFD0JgZ.jpg Viral Raja Charles III mengutip Surat Al Maidah Ayat 32 dan ucapkan Insya Allah. (Foto: TikTok @raja_sajawal)

POTONGAN video lama pimpinan Inggris saat ini, Raja Charles III, mengutip Surat Al Maidah kini viral. Video tersebut itu tersebar di banyak platform media sosial seperti TikTok, YouTube, Instagram, hingga Twitter.

Diketahui dalam video tersebut Raja Charles III menghadiri Hari Jadi Islamic Relief Gala Dinner Ke-25 yang berlokasikan di Kota London, Inggris. Acara tersebut diselenggarakan pada 18 Desember 2019.

Baca juga: Viral Penjual Roti Pikul Sedekah ke Kakek Bertongkat, Netizen: Semoga Melimpah Rezekinya 

Sebelum mengakhiri pidatonya, King Charles III yang kala itu masih menjabat sebagai Prince of Wales mengatakan, "Izinkan saya mengingat –jika boleh– sebuah bagian dari Alquran yang tampaknya sangat sesuai dengan karya Islamic Relief dan yang mengatakan, dalam ayat 32 Surat Al Maidah, 'Barangsiapa menyelamatkan satu nyawa, seolah-olah dia menyelamatkan nyawanya. Kehidupan seluruh umat manusia'."

مِنۡ اَجۡلِ ذٰ لِكَ ۚكَتَبۡنَا عَلٰى بَنِىۡۤ اِسۡرَآءِيۡلَ اَنَّهٗ مَنۡ قَتَلَ نَفۡسًۢا بِغَيۡرِ نَفۡسٍ اَوۡ فَسَادٍ فِى الۡاَرۡضِ فَكَاَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيۡعًا ؕ وَمَنۡ اَحۡيَاهَا فَكَاَنَّمَاۤ اَحۡيَا النَّاسَ جَمِيۡعًا ؕ وَلَـقَدۡ جَآءَتۡهُمۡ رُسُلُنَا بِالۡبَيِّنٰتِ ثُمَّ اِنَّ كَثِيۡرًا مِّنۡهُمۡ بَعۡدَ ذٰ لِكَ فِى الۡاَرۡضِ لَمُسۡرِفُوۡنَ

Artinya: "Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. Sesungguhnya Rasul Kami telah datang kepada mereka dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas. Tetapi kemudian banyak di antara mereka setelah itu melampaui batas di bumi." (QS Al Maidah/5: 32)

Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini Rabu 28 September 2022M/2 Rabiul Awal 1444H 

"Terima kasih Bapak dan Ibu, karena telah menyelamatkan dan mengubah begitu banyak kehidupan selama 25 tahun terakhir dan semoga ada banyak berkat Insya Allah atas pekerjaan Anda selama seperempat abad berikutnya," tutup Raja Charles III dalam pidatonya kala itu.

Dilansir laman Aljazeera, Raja Charles III dalam beberapa kesempatan mengungkapkan pemikirannya dan secara terbuka berbicara tentang kekagumannya terhadap agama Islam.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Penulis Robert Jobson dalam bukunya 'Charles At Seventy: Thoughts, Hopes, and Dreams' mencatat bahwa Raja Charles III mempelajari kitab suci Alquran dan menandatangani surat kepada para pemimpin Muslim dalam bahasa Arab.

Kepedulian sang Raja terhadap para Muslim ini juga sudah ditunjukkan jauh sebelum menduduki takhtanya saat ini.

Baca juga: Cerita Lucu Abu Nawas Mengecoh Monyet Pintar, Menang Banyak Hadiah! 

Dari laman Time, Raja Charles III berbicara terkait komunitas Muslim di seluruh dunia. Ia telah memulai pidatonya yang terkenal pada tahun 1993, "Karena apa yang mengikat dua dunia kita bersama jauh lebih kuat daripada yang memisahkan kita. Muslim, Kristen, dan Yahudi semuanya adalah 'ahli kitab."

Secara pribadi, Raja Charles III menunjukkan banyak simpati di mana umat Islam berada dalam situasi politik yang sulit, baik di Eropa maupun lebih jauh.

Baca juga: Viral Ibu Pemuka Agama Bangga Putrinya Jadi Mualaf dan Berhijab Syari, Masya Allah! 

Robert Jobson baru-baru ini mengungkapkan bahwa Raja Charles III di umurnya yang ke-70 memiliki simpati signifikan terhadap masyarakat Palestina yang hidup di bawah penindasan Israel. Ia juga mengatakan bahwa Charles tidak setuju dengan pembatasan pakaian yang dikenakan pada wanita Muslim di berbagai negara Eropa.

Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini