Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Mengapa Orang Meninggal Harus Dibacakan Surat Yasin

Hantoro , Jurnalis-Rabu, 19 Oktober 2022 |10:11 WIB
Alasan Mengapa Orang Meninggal Harus Dibacakan Surat Yasin
Ilustrasi alasan mengapa orang meninggal harus dibacakan Surat Yasin. (Foto: Pexels)
A
A
A

Komentar Para Ulama terhadap Hadits Tersebut:

A. Perkataan Ibnu Hajar

Al Hafidz Ibnu Hajar mengatakan dalam Talkhisul Habir: "An-Nasa'i dan Ibnu Majah tidaklah mengatakan, dari bapaknya (bapak Abu Utsman). Ibnu al Qathan mencacat hadits ini dengan adanya kegoncangan sanadnya dan mauquf-nya riwayat tersebut serta tidak dikenalnya Abu Utsman dan bapaknya. Abu Bakar Ibnu al ‘Arabiy telah menukil dari Ad-Daruquthniy bahwasanya Beliau mengatakan: 'Hadits ini lemah sanadnya,asing matannya dan tidak sah dalam bab ini satu hadits pun'."

B. Perkataan Adz-Dzahabiy

Imam Adz-Dzahabiy berkata: "Dikatakan bahwasanya nama Abu Utsman adalah Sa'id. Ia meriwayatkan dari bapaknya dari Ma'qil bin Yasar sebuah hadits yang berbunyi:

اقرأوا على موتاكم يس

"Bacakanlah Surat Yasin kepada orang yang akan meninggal dunia di antara kalian."

Abu Utsman dan bapaknya tidaklah dikenal dan tidaklah meriwayatkan darinya kecuali Sulaiman At-Taimiy.

C. Perkataan Ibnu Qathan

Beliau berkata: "Hadits tersebut tidaklah shahih karena Abu Utsman ini tidak dikenal dan tidak meriwayatkan darinya kecuali Sulaiman bin Yasar. Apabila dia tidak dikenal maka bapaknya lebih tidak dikenal lagi padahal dia meriwayatkan darinya."

D. Perkataan Imam An-Nawawiy

Berkata Imam An-Nawawiy: "Sanadnya lemah karena di dalamnya terdapat dua perawi yang tidak dikenal namun Abu Dawud tidaklah melemahkannya."

E. Perkataan Syaikh Al Albaniy:

Beliau berkata: "Dalam sandanya terdapat cacat yang lain yaitu kegoncangan sanadnya. Sebagian perawi mengatakan dari Abu Utsman dari bapaknya dan sebagian mengatakan dari Abu Utsman dari Ma'qil bin Yasar dengan tidak mengatakan dari bapaknya dan bapaknya juga tidak dikenal."

Kesimpulan Derajat Hadits

Hadits ini dha'if sanadnya karena (1) Adanya dua perawi yang majhul (tidak dikenal) yaitu Abu Utsman dan bapaknya; (2) Terdapat idhthirab (kegoncangan) dalam sanadnya.

Wallahu a'lam bisshawab.

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement