Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Itu Hari Ayah dalam Islam?

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Jum'at, 11 November 2022 |15:31 WIB
Apa Itu Hari Ayah dalam Islam?
Ilustrasi Hari Ayah dalam Islam. (Foto: Freepik)
A
A
A

Di sini terlihat jelas kasih sayang Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam melebihi seorang ayah. Abu Bakar yang hendak menampar sang putri segera dihalangi Nabi. Itu tidak mungkin muncul kecuali dari kasih sayang dan kelembutannya terhadap wanita.

Terlihat jelas Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam adalah seorang yang memahami karakter perempuan. Begitu pula karakter, kebutuhan, dan kondisi psikologis anak-anak. Selain menjadi ayah pilihan, Rasulullah juga dikenal sebagai suami yang lemah lembut dan tak sungkan membantu pekerjaan istrinya.

Dalam riwayat Imam Ahmad disebutkan, suatu ketika Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu anha pernah ditanya perihal aktivitas beliau saat di rumah. ‘Aisyah menjawab, "Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam biasa menjahit pakaiannya, memperbaiki sandalnya, dan mengerjakan apa yang dikerjakan kaum pria di rumah."

Kelembutannya itu kemudian ditularkannya kepada para sahabat. Ia mengajarkan agar mereka selalu berpesan kebaikan terhadap istri mereka. "Berpesanlah kalian kepada para wanita dengan kebaikan, karena mereka laksana tawanan di sisi kalian."

Demikian diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim. Bahkan, kedekatan hubungan antara laki-laki dan perempuan juga digambarkannya dalam hadits lain sebagaimana yang diriwayatkan At-Tirmidzi, "Perempuan itu adalah saudara kandung laki-laki."

Ini mengisyaratkan bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan, termasuk suami dengan istri, harus selalu baik layaknya dua orang yang bersaudara. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam juga berpesan kepada para suami agar tetap bersabar menghadapi sikap para wanita yang kurang disukai. Hal ini seperti dalam sabdanya:

لاَ يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِىَ مِنْهَا آخَرَ

"Janganlah marah seorang pria mukmin kepada seorang wanita mukmin. Jika tidak menyukai satu perangai darinya, maka sukailah perangai lainnya." (HR Muslim dan Ahmad)

Demikian gambaran keluhuran akhlak Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam yang layak diteladani para suami dan para ayah. Semoga semua umat manusia termasuk orang yang mampu meneladani perangai beliau. Aamiin Allahumma aamiin.

Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement