Share

Macam-Macam Zakat Maal, Yuk Diketahui Sebelum Membayarnya

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 330 2721594 macam-macam-zakat-maal-yuk-diketahui-sebelum-membayarnya-KJ6eWD77l1.jpg Ilustrasi macam-macam zakat maal. (Foto: Shutterstock)

MACAM-macam zakat maal sangat penting diketahui kaum Muslimin. Maal berasal dari kata bahasa Arab artinya "Harta atau kekayaan" (al-amwal, jamak dari kata maal) atau "Segala hal yang diinginkan manusia untuk disimpan dan dimiliki" (Lisan ul-Arab). 

Dikutip dari laman Baznas.go.id, menurut ajaran agama Islam sendiri, harta merupakan sesuatu yang boleh atau dapat dimiliki dan digunakan (dimanfaatkan) sesuai kebutuhannya.

BACA JUGA:9 Syarat Wajib Zakat Fitrah dan Zakat Maal, Apa Saja? 

 

Oleh karena itu dalam pengertiannya, zakat maal berarti zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, yang secara zat maupun substansi perolehannya tidak bertentangan dengan ketentuan agama.

Sebagai contoh, zakat maal terdiri atas simpanan kekayaan seperti uang, emas, surat berharga, penghasilan profesi, aset perdagangan, hasil barang tambang atau hasil laut, hasil sewa aset dan lain sebagainya.

Sebagaimana yang dijelaskan Syekh Dr Yusuf Al-Qardhawi dalam kitabnya Fiqh uz-Zakah, zakat maal meliputi:

BACA JUGA:Ini Pengertian Zakat Maal dan Syaratnya, Jangan Sampai Salah Bayar! 

1. Zakat simpanan emas, perak, dan barang berharga lainnya

2. Zakat atas aset perdagangan

3. Zakat atas hewan ternak

4. Zakat atas hasil pertanian

5. Zakat atas hasil olahan tanaman dan hewan

6. Zakat atas hasil tambang dan tangkapan laut

7. Zakat atas hasil penyewaan aset

8. Zakat atas hasil jasa profesi

9. Zakat atas hasil saham dan obligasi. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Begitupun dengan yang dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, zakat maal meliputi:

- Emas, perak, dan logam mulia lainnya

- Uang dan surat berharga lainnya

- Perniagaan

- Pertanian, perkebunan, dan kehutanan

- Peternakan dan perikanan

- Pertambangan

- Perindustrian

- Pendapatan dan jasa

- Rikaz.

Adapun syarat harta yang terkena kewajiban zakat maal yaitu:

- Kepemilikan penuh

- Harta halal dan diperoleh secara halal

- Harta yang dapat berkembang atau diproduktifkan (dimanfaatkan)

- Mencukupi nishab

- Bebas dari utang

- Mencapai haul

- Atau dapat ditunaikan saat panen.

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini