Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Doktor Non-Muslim Bangun Subuh demi Dengar Adzan: Sangat Indah dan Menenteramkan

Hantoro , Jurnalis-Kamis, 22 Desember 2022 |12:22 WIB
Viral Doktor Non-Muslim Bangun Subuh demi Dengar Adzan: Sangat Indah dan Menenteramkan
Viral doktor non-Muslim Amerika bangun subuh demi dengar adzan. (Foto: YouTube Dr Craig Considine/IA Channel)
A
A
A

MASYA Allah, viral akademisi pintar non-Muslim bernama Dr Craig Considine rela bangun subuh demi bisa mendengar lantunan adzan subuh. Ia pun menyimaknya dengan sangat serius dan takjub.

Bagi umat Islam yang tinggal di negara mayoritas berpenduduk Muslim pasti menganggap adzan sebagai hal biasa bagian dari kehidupan sehari-hari. Tapi bagi pendatang, adzan adalah budaya yang cukup asing.

BACA JUGA:Viral Ustadz Sutisna Meninggal saat Beri Tausiyah, Netizen: Insya Allah Husnulkhatimah 

Viral doktor non-Muslim Amerika bangun subuh demi dengar adzan. (Foto: YouTube Dr Craig Considine)

BACA JUGA:Viral Hijabers Indonesia Jadi Artis Dadakan di Korea, Takut Gak Bisa Pulang Disuruh Jadi Idol 

Inilah yang dialami Dr Craig Considine, seorang doktor sosiologi yang mendalami hubungan internasional dan teologi. Ia menganggap azan sebagai sebuah lantunan yang sangat indah, menenangkan, dan patut ditelaah.

Pada tahun lalu, Dr Craig Considine sempat berkunjung ke Abu Dhabi. Ketika itu ia mendengar suara lantunan adzan di waktu fajar atau subuh dan sangat menikmatinya. 

Ia pun merekam momen menakjubkan tersebut dan mengunggahnya di akun media sosialnya. Dalam video itu, Dr Craig Considine tampak berdiri di balkon Hotel Ritz Carlton Abu Dhabi dan memandang Masjid Zayed pada pukul 05.30 pagi.

Dirinya pun menungkapkan rela bangun tidur di pagi buta seperti itu demi mendapati salah satu budaya paling indah dalam Islam yakni adzan

Info grafis keutamaan membaca Surat Al Kahfi. (Foto: Okezone)

Dr Craig menjelaskan beberapa pengetahuan mendasar tentang adzan. Adzan dikumandangkan lima kali sehari dan dilantunkan untuk memanggil kaum Muslimin sholat di masjid.

Dia berkata bahwa adzan adalah budaya yang tidak ada di negara asalnya Amerika Serikat. Dirinya pun mengaku mendengar adzan membuatnya merasa tenang.

Selagi menunggu, Dr Craig bercerita tentang kunjungannya ke Masjid Zayed yang dianggap mirip Gereja Saint Peter di Roma. 

Ia juga menjelaskan kisah muadzin pertama Bilal bin Rabah dan menuturkan sejarah mengenai asal-usul Bilal sebagai budak yang dibebaskan dan diangkat derajatnya oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

"Ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad sangat anti-rasisme. Ia secara aktif menangkal tindakan berbau rasis," ungkap dia dalam kanal YouTube-nya Dr Craig Considine.

Di tengah penjelasannya tentang Islam menentang rasisme, adzan akhirnya berkumandang. Terdengar bergema dari kejauhan, Dr Craig memejamkan mata dan menikmati suara adzan yang masih terdengar lantang ketika mencapai balkonnya.

"Indah sekali, pengingat yang indah untuk memulai hari," pungkas Dr Craig Considine menutup video seusai adzan.

Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement