Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Negara Muslim yang Pernah Dijajah Prancis, Jejaknya Masih Bisa Ditemui

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 13 Januari 2023 |10:13 WIB
10 Negara Muslim yang Pernah Dijajah Prancis, Jejaknya Masih Bisa Ditemui
Ilustrasi negara-negara Muslim yang pernah dijajah Prancis. (Foto: Istimewa/BBC)
A
A
A

6. Niger

Penduduk Niger sebanyak 90 persen adalah Muslim. Negara ini pada 1910 juga sempat dijajah oleh Prancis, meliputi sebagian besar wilayah negara modern Nigeria di Afrika Barat, serta sebagian Mali, Burkina Faso, dan Chad.

Pada masa penjajahan, negara ini diberi nama dengan Wilayah Militer Niger. Selanjutnya berganti nama menjadi Colonie du Niger mulai 1922 hingga 1960.

Setelah perang Aljazair dan runtuhnya penjajahan Prancis, para tentara kolonial Uni Prancis memperoleh kemerdekaan sepenuhnya pada 1960. Niger meratifikasi konstitusi pertama yang sepenuhnya merdeka pada 8 November 1960.

7. Burkina Faso

Burkina Faso merupakan negara dengan mayoritas Muslim dan pernah dijajah oleh Prancis antara 1896 dan 1904. Wilayah ini dijadikan bagian dari Prancis Afrika, tepatnya pada 1904, dan koloni French Upper Volta didirikan pada 1 Maret 1919.

Selanjutnya, kemerdekaan penuh diraih Burkina Faso pada 1960. Negara ini memiliki kultur pendidikan Islam yang khas. Calon ulama di sana yang dikenal sebagai Karamoko harus melewati jenjang tertentu sebelum menerima ijazah.

8. Mauritania

Empat perusahaan Prancis menikmati monopoli resmi dari Pemerintah Prancis atas perdagangan di sepanjang Sungai Senegal, yakni sejak 1659 hingga 1798. Pada 1904, Prancis menganggap Mauritania sebagai entitas yang terpisah dari Senegal dan menjadikannya daerah jajahan Prancis di bawah delegasi jenderal di Saint-Louis.

Selanjutnya, Mauritania bebas dan merdeka dari Prancis, kemudian mendirikan pemerintahan sendiri pada 1960. Negara tersebut merupakan Republik Islam yang mendeklarasikan Islam sebagai agama negara melalui Piagam Konstitusi 1985.

9. Senegal

Senegal merupakan negara dengan mayoritas Muslim yang mencapai 96 persen dari populasi. Mayoritas Muslim di sana adalah Sunni bermazhab Maliki.

Negara ini juga pernah dijajah oleh Prancis pada 1880 hingga 1890. Pada 1895, tidak kurang dari enam jajahan Prancis di wilayah ini meliputi bentangan luas benua yang tidak terputus.

Pengaruh dari penjajahan Prancis di Senegal masih sangat terasa hingga kini. Pada 2028 terjadi kecaman karena jalan terbesar di Kota Dakar Senegal masih menggunakan nama Louis Faidherbe, seorang jenderal Prancis dari masa penjajahan yang membunuh 20.000 orang dalam 8 bulan.

10. Lebanon

Pada Perang Dunia I, tepatnya tahun 1914, Prancis dan Inggris berbagi wilayah di bawah Sykes–Picot Agreement atau "Perjanjian Sykes-Picot". Perjanjian itu yakni tindakan pengkhianatan yang terbilang biadab.

Dalam catatan sejarah menyebutkan terbelahnya Bumi Syam menjadi empat negara: Palestina, Suriah, Yordania, dan Lebanon.

Kala itu Suriah berada di bawah pendudukan Prancis, mulai tahun 1919 hingga 1946. Kemudian pada 1920, Lebanon dikelola oleh pihak Prancis setelah pemecahan berbagai wilayah Kesultanan Utsmani.

Selanjutnya Lebanon menjadi bagian dari Mandat Prancis atas penguasaan Suriah dan Lebanon dan dikelola dari Damaskus. Lebanon merdeka pada tahun 1944.

Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement