Lebih dari 190 negara diperkirakan merayakan Hari Hijab Sedunia setiap tahunnya. Salah satu tonggak utama penyebabnya adalah ketika New York mengakui World Hijab Day pada 2017.
Di tahun yang sama, House of Commons menyelenggarakan acara yang menandai hari tersebut. Kala itu dihadiri mantan Perdana Menteri Inggris Theresa May.
Berbicara dalam konferensi pers untuk memperingati Hari Hijab Sedunia, Direktur Eksekutif dari Inisiatif Advokasi Hak Hijab Hajia Mutiat Balogun mengatakan, "Promosi pendidikan anak perempuan hanya dapat dicapai jika anak perempuan berhijab tidak dilecehkan atau dianiaya oleh guru mereka karena memakai hijab."
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)