KEWAJIBAN sholat lima waktu baru muncul setelah peristiwa Isra Mi'raj. Namun, tidak berarti sebelumnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam tidak mengerjakan sholat.
Dilansir nu.or.id, sholat diwajibkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sejak awal diangkat sebagai nabi serta menerima wahyu pertama.
BACA JUGA:Jadwal Sholat Akhir Pekan Ini Sabtu 11 Februari 2023M/20 Rajab 1444H
Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam hadits riwayat Imam Ahmad dan Ad-Daraquthni bahwa:
أن جبريل أتاه في أول ما أوحي إليه فعلمهالوضوء والصلاة
"Jibril datang kepada Rasul ketika menyampaikan wahyu pertama dan mengajarkan Rasul wudhu dan sholat." (HR Ahmad dan Ad-Daraquthni)

Menurut Ibnu Ishaq, kewajiban sholat dimulai sejak Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menerima wahyu pertama. Bahkan, Rasul dan Khadijah sudah sholat sebelum sholat lima waktu diwajibkan.
Tidak hanya itu, para sahabat juga diperintahkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam untuk mengerjakan sholat dan berbuat baik.
BACA JUGA:Sejarah Rajab, Salah Satu Bulan Suci yang di Dalamnya Terjadi Isra Mi'raj
Ini dipahami dari hadits yang dikutip Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam kitab Fathul Bari Syarah Shahih Al-Bukhari. Dalam kitab itu, Ibnu Rajab menulis:
وقال ابن عباس: حدثني أبو سفيان في حديث هرقل، فقال يأمرنا، يعني النبي صلى الله عليه وسلم، بالصلاة والصدق والعفاف
"Ibnu Abbas berkata, dari Abu Sufyan tentang hadits Herakilius, bahwa Nabi Shallallahu alaihi wassallam memerintahkan kami sholat, jujur, dan menjaga harga diri."