Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fase Kepulangan Jamaah Haji 2023 Ditutup Kloter 88 Embarkasi Surabaya

Fase Kepulangan Jamaah Haji 2023 Ditutup Kloter 88 Embarkasi Surabaya
Jamaah haji saat menunggu jadwal penerbangan menuju Indonesia di bandara. (Foto: Okezone/Maruf)
A
A
A

FASE kepulangan jamaah haji Indonesia tahun 2023 tinggal hitungan jam. Sampai pukul 15.00 WIB, tercatat sudah 207.883 jamaah haji mendarat di Indonesia dari total 209.782 orang yang diberangkatkan ke Tanah Suci. 

Rencananya, Jumat (4/8) dini hari waktu Arab Saudi menjadi penerbangan terakhir jamaah haji ke Tanah Air. Berdasarkan hitungan Siskohat Kemenag, dengan 207.883 jamaah yang sudah tiba di Tanah Air, artinya sekarang ini tinggal menyisakan 1.899 yang masih berada di Madinah. Mereka akan dipulangkan secara bertahap dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Berdasarkan data yang ada, jamaah yang akan terbang dari Madinah menuju Indonesia berasal dari kloter 86, 87 dan 88 embarkasi SUB (Surabaya). Kloter 86, terbang dari Madinah pada pukul 13.00 WAS dan akan tiba di Surabaya pada 06.10 WIB. 

Kemudian kloter 87 SUB terbang dari Madinah mulai pukul 22.05 WAS dan mendarat di Tanah Air jam 14.45 WIB. Sedangkan kloter terakhir adalah kloter 88 SUB yang akan diterbangkan dari Madinah mulai jam 02.10 WAS, dan landing di Bandara Juanda, Surabaya pukul 18.50 WIB. "Untuk closing date, rencananya tanggal 4 pukul 02.10 Waktu Arab Saudi," kata Ketua Daker Bandara Haryanto, dihubungi Okezone, Kamis (3/8).

Dikatakan Haryanto, kepulangan jamaha kloter terakhir akan dilakukan acara pelepasan. Jika tidak ada kendala, jamaah terakhir akan dilepas oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah dan Ketua Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M Subhan Cholid.

 Kepulangan jamaah haji tersebut sebenarnya mundur dari Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1444 H/2023 M yang ditandatangani Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (RPH) pada 16 Januari 2023. Dalam RPH tersebut diagendakan, closing date akan dilakukan pada tanggal 3 Agustus 2023.

Perubahan terjadi karena adanya kuota tambahan yang diberikan pemerintah Arab Saudi. Kuota tambahan tersebut juga berpengaruh pada jadwal kedatangan jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci. Hanya saja, perubahan itu bisa diantisipasi dengan baik oleh Kementerian Agama sehingga tidak memunculkan masalah serius dari sisi pelayanan terhadap jamaah.

(Maruf El Rumi)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement