Dirinya berharap kerja sama dengan sesama instansi di internal Kemenag tersebut terus berlanjut hingga 20 naskah TQBD yang telah diterbitkan LKKMO terunggah di aplikasi Quran Kemenag.
Hal itu dinilai penting sebagai wujud ikhtiar menyediakan literasi keagamaan yang mudah diakses oleh masyarakat sekaligus dalam rangka melestarikan bahasa daerah melalui terjemahan Al-Qur'an.
"Kita ingin menyediakan literasi keagamaan yang mudah diakses masyarakat. Dengan TQBD semoga masyarakat yang hanya mengenal bahasa ibunya bisa belajar Al-Qur'an. Hal ini sekaligus sebagai upaya pemerintah melestarikan bahasa daerah," ujarnya.
Cara Mengaktifkan Terjemahan Qur'an Bahasa Daerah
Cara mengaktifkan TQBD di Aplikasi Qur'an Kemenag cukup sederhana, berikut ini langkahnya:
1. Buka Aplikasi Qur'an Kemenag.
2. Pilih menu Pengaturan.
3. Pilih menu Terjemahan yang Ditampilkan. Dalam menu tersebut ada delapan pilihan terjemahan Al-Qur'an yang bisa diaktifkan, enam di antaranya TQBD.
Selain bisa diakses melalui Aplikasi Qur'an Kemenag versi Android dan iOS, TQBD juga dapat diakses melalui situs dengan alamat https://quran.kemenag.go.id/ dan Aplikasi Qur'an Kemenag in Word untuk personal komputer (PC) dan laptop dengan alamat https://lajnah.kemenag.go.id/unduhan.html.
(Hantoro)