Metode Membaca Mushaf Al-Qur'an Isyarat
Pertama, metode kitabah, merupakan sistem isyarat yang digunakan berdasarkan tulisan atau kitabah. Yaitu, mengisyaratkan setiap huruf, harakat, dan tanda baca sebagaimana tertulis dalam Mushaf Standar Indonesia.
Dalam mengisyaratkan huruf-huruf Alquran diperlukan jeda antar kata agar huruf-huruf yang diisyaratkan tidak tersambung secara keseluruhan, sehingga tidak mengacaukan makna.

"Hukum-hukum tajwid seperti ikhfa' (samar), idzhar (jelas), idgham (berdengung), iqlab (masuk), qalqalah (mantul), dan lainnya yang lazim diterapkan dalam bacaan Alquran orang dengar (bacaan bersuara), tidak diterapkan dalam metode ini. Dengan kata lain, pembaca hanya mengisyaratkan tulisan yang tercantum dalam mushaf saja," paparnya.
"Tetapi sebagai sebuah disiplin ilmu, kaidah-kaidah tajwid tersebut akan tetap menjadi pembelajaran teoritis dalam pelajaran membaca MQI metode kitabah," imbuhnya.
Kedua, metode tilawah, yakni mengeja huruf per huruf serta harakat dan tanda bacanya melalui isyarat gerakan jari dan tangan sesuai cara melafalkannya, dengan mengikuti hukum tilawah dan tajwid yang "memungkinkan".