Gus men mengatakan, dalam minggu ini atau maksimal minggu depan kontrak itu akan segera dilakukan agar tempat terbaik didapatkan untuk jamaah Indonesia. Selain hotel, Gus Men juga sudah bertemu dengan otortitas Pemerintah Arab Saudi terkait penerbangan bagi jemaah haji Indonesia.
Salah satunya terkait usulan penambahan dua jalur fast track bagi jamaah haji. Kedua jalur tersebut diusulkan di Solo dan Surabaya. Sedangkan saat ini fast track baru diterapkan di Bandara Soekarno Hatta.
Layanan fast track akan memudahkan jemaah haji dalam proses pengecekan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor. Sebab, prosesnya sudah dilaksanakan di bandara asal. "Dari pembicaraan yang kita lakukan sih mereka menyetujui, tapi mereka tetap akan melakukan survey lapangan untuk melihat ke Solo dan Surabaya," jelasnya.
Fast track ini dinilai penting agar jemaah haji yang datang ke Arab Saudi sudah tidak melalui proses imigrasi. Hal tersebut akan sangat membantu jemaah haji Indonesia untuk mengurangi kelelahan setelah melakukan perjalan panjang dari Tanah Air.
(Maruf El Rumi)