Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Perbuatan Sepele tapi Jadi Penghalang Pintu Rezeki

Hantoro , Jurnalis-Selasa, 13 Februari 2024 |09:20 WIB
5 Perbuatan Sepele tapi Jadi Penghalang Pintu Rezeki
Ilustrasi perbuatan sepele tapi jadi penghalang pintu rezeki. (Foto: Okezone)
A
A
A

4. Bohong

Juru adalah pembuka pintu rezeki. Sementara bohong merupakan kebalikannya yang justru menghambat datangnya rezeki.

Bohong atau dusta adalah dosa serta aib yang amat buruk. Di samping berbagai dalil dari Alquran dan berbagai hadits, umat Islam bersepakat bahwa berdusta itu haram.

Di antara dalil tegas yang menunjukkan haramnya bohong atau dusta adalah hadits berikut:

آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا ائْتُمِنَ خَانَ

"Tanda orang munafik itu ada tiga, dusta dalam perkataan, menyelisihi janji jika membuat janji dan khinat terhadap amanah." (HR Bukhari nomor 2682 dan Muslim: 59, dari Abu Hurairah)

Dari berbagai hadits terlihat jelas bahwa sikap jujur dapat membawa pada keselamatan, sedangkan dusta membawa pada jurang kehancuran. Di antara kehancuran yang diperoleh adalah ketika di akhirat kelak. Dijelaskan dalam hadits berikut:

ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلَا يُزَكِّيْهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ : الْمَنَّانُ, الْمُسْبِلُ إِزَارَهُ وَالْمُنْفِقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلَفِ الْكَاذِبِ

"Tiga (golongan) yang Allah tidak berbicara kepada mereka pada hari kiamat, tidak melihat kepada mereka, tidak menyucikan mereka dan mereka akan mendapatkan siksaan yang pedih, yaitu orang yang sering mengungkit pemberiannya kepada orang, orang yang menurunkan celananya melebihi mata kaki, dan orang yang menjual barangnya dengan sumpah dusta." (HR Muslim nomor 106, dari Abu Dzar)

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mencela orang yang tidak transparan dengan menyembunyikan aib barang dagangannya. Coba perhatikan kisah dalam hadits dari Abu Hurairah, ia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مَرَّ عَلَى صُبْرَةِ طَعَامٍ فَأَدْخَلَ يَدَهُ فِيهَا فَنَالَتْ أَصَابِعُهُ بَلَلاً فَقَالَ « مَا هَذَا يَا صَاحِبَ الطَّعَامِ ». قَالَ أَصَابَتْهُ السَّمَاءُ يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ « أَفَلاَ جَعَلْتَهُ فَوْقَ الطَّعَامِ كَىْ يَرَاهُ النَّاسُ مَنْ غَشَّ فَلَيْسَ مِنِّى »

"Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melewati setumpuk makanan, lalu beliau memasukkan tangannya ke dalamnya, kemudian tangan beliau menyentuh sesuatu yang basah, maka pun beliau bertanya, 'Apa ini wahai pemilik makanan?' Sang pemiliknya menjawab, 'Makanan tersebut terkena air hujan wahai Rasulullah.' Beliau bersabda, 'Mengapa kamu tidak meletakkannya di bagian makanan agar manusia dapat melihatnya? Ketahuilah, barang siapa menipu maka dia bukan dari golongan kami'." (HR Muslim nomor 102)

Jika dikatakan, "bukan termasuk golongan kami," berarti dosa menipu bukanlah dosa yang biasa-biasa saja.

5. Sedikit sholat

Sedikit sholat berarti kurang ketakwaan, padahal takwa itulah pembuka pintu rezeki. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا (3)

"Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi segala sesuatu." (QS Ath-Thalaq: 2–3)

Demikian penjelasan ringkas mengenai 5 perbuatan sepele tapi jadi penghalang pintu rezeki. Allahu a'lam

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement