"Saya katakan, bisa (haji dipercepat) tapi tidak boleh," tegas Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini.
Dikatakannya, jika ingin berangkat haji cepat, maka bisa menggunakan visa haji furoda atau mujamalah. Namun jika tidak ada uangnya, maka dapat ikut antrean di haji reguler.
"Saya katakan (ke istri), kita nikmati saja berdua haji lansia (lanjut usia) nantinya," tutup Hilman Latief.
(Fahmi Firdaus )