MAKKAH - Petugas haji Asal Parepare, Hafida Jufri, menceritakan kisahnya merawat jamaah haji lansia dan Jamaah dengan risiko tinggi (risti) di Kota Madinah dan Makkah.
Perempuan yang berprofesi sebagai perawat ini mendampingi Ibu Sajeriah (65), Jamaah haji tunanetra asal Kampung Lumpue, Parepare, Sulawesi Selatan.
“Bukan hanya bertugas mendorong kursi roda tetapi juga sering menjadi juru bicara karena tidak sedikit lansia atau disabilitas yang tidak bisa berkomunikasi dengan baik,” ujar Hafida kepada Media Center Haji di Makkah, dikutip, Kamis (13/6/2024).
Hafidah mengaku sangat bersyukur, bisa merawat Ibu Sajeriah serta jamaah haji lansia yang lainnya selama di Tanah Suci. Menurutnya, banyak jamaah lansia dan disabilitas yang membutuhkan pendampingan dan penanganan khusus.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendampingi dan merawat ibu Sajeriah dan Jemaah lansia lainnya selama di Kota Suci Madinah dan Makkah,” ungkapnya.
Wanita yang akrab disapa Fida ini juga memiliki tugas utama sebagai perawat di Tim Kesehatan di Kloter UPG 3, yaitu Pare-pare, Barru, dan Maros.
Kehadiran dirinya menjadi penggembira bagi para jamaah disabilitas dan lansia. Khususnya yang datang ke tanah suci tanpa keluarga mendampingi.